Kamis 10 September 2020, 16:21 WIB

PLN Pastikan Pasokan Listrik Selama PSBB Aman

Despian Nurhidayat | Ekonomi
PLN Pastikan Pasokan Listrik Selama PSBB Aman

Ilustrasi
PLN

 

DALAM rangka mendukung PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 14 September 2020 mendatang, PLN berkomitmen untuk menjaga pasokan listrik di DKI Jakarta.

Untuk menjaga pasokan listrik tetap andal selama PSBB diberlakukan, sebanyak 2.371 personil PLN yang bertugas di unit-unit kritikal seperti pembangkit, transmisi, Pengatur Beban, Transmisi, Distribusi, Pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, Command Center, dan Posko Pelayanan Teknik tetap akan bekerja di unit kerjanya masing-masing.

Baca juga: Sejumlah Saham Anjlok, Analis: Pelaku Pasar Panik karena PSBB DKI

Hal tersebut juga telah di atur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 di mana perusahaan pelayanan publik penyedia listrik tetap dapat beroperasi. Semua petugas diwajibkan memenuhi protokol Covid-19.

“Dalam kondisi PSBB di mana masyarakat dituntut untuk tetap berada di rumah, tentu kehadiran listrik sangat penting agar masyarakat tetap dapat beraktifitas dengan nyaman di rumah,” ungkap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi dilansir dari keterangan resmi, Kamis (10/9).

Lebih lanjut, PLN juga telah melakukan pemantauan secara khusus untuk rumah sakit rujukan di DKI Jakarta dimana terdapat pasien yang diisolasi karena masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun yang sudah positif terjangkit korona.

Standard Operational Procedure (SOP) yang diterapkan terhadap rumah sakit besar tersebut antara lain, memastikan pasokan listrik berasal dari dua sumber, sehingga apabila sumber listrik utama mengalami gangguan maka langsung dipindahkan ke sumber listrik cadangan.

“Jaringan pemasok rumah sakit, kantor pemerintah fasilitas lain yang menjadi bagian vital untuk siaga Penanganan Covid-19. Ini kita buat siaga dengan dua sumber dari gardu yang berbeda, sumber utama dan sumber cadangan, bebannya pun dimonitor berkala setiap 3 jam,” ujarnya.

Agung menegaskan bahwa PLN juga memberikan bantuan supervisi instalasi listrik milik pelanggan rumah sakit agar pasokan listrik selalu tersedia dan andal. Pasalnya, dalam masa PSBB ini, PLN telah menyiagakan 16 unit UPS dengan total kapasitas 2.540 kilo Volt Ampere (kVA), 19 unit trafo bergerak dengan total kapasitas 7.005 kVA, 6 unit kabel bergerak sepanjang 1.600 meter, 2 Unit Gardu Bergerak dengan total kapasitas 1.630 kVA, 6 unit genset dengan total kapasitas 1.790 kVA untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik.

Untuk memastikan kesehatan petugas, PLN juga memberikan asupan vitamin dan menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan khusus beserta tenaga medis dan peralatan pendukung untuk memonitor kondisi kesehatan pegawai yang harus bekerja di unit-unit kritikal tersebut.

Ia menambahkan, pegawai PLN akan terus bersiaga dengan sistem split team, untuk memastikan pekerjaan dan layanan rutin tetap berlangsung. Sementara unit-unit yang bersifat pendukung dan administratif di kantor-kantor PLN, baik di pusat maupun anak perusahaan, para pegawainya diminta untuk bekerja dari rumah, atau minimal masuk hanya 10%.

"Dengan cara seperti itu, PLN memastikan dan menjamin pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga selama pemberlakukan kebijakan PSBB," tegas Agung.

Baca juga: Pantura Digoyang Kostratani, Petani Milenial Bergelimang Fasilitas

Demi memberikan pelayanan yang baik, dan memastikan penyesuaian data, PLN memastikan akan melakukan pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar. Pembacaan meter dilakukan dengan tetap memperhatikan Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI untuk antisipasi penyebaran Covid-19 yaitu dengan menggunakan standar APD (Alat Pelindung Diri).

Hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik dengan penggunaan listrik oleh pelanggan, selain itu demi kenyamanan pelanggan, PLN juga menyiapkan layanan Lapor stand meter mandiri (Baca Meter Mandiri) melalui aplikasi WhatsApp Messenger (WA) PLN 123 dengan nomor 08122123123, pelaporan mandiri pelanggan bisa dilakukan pada tanggal 24-27 setiap bulannya. Pelaporan mandiri pelanggan yang valid akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik. (OL-6)

Baca Juga

Medcom

PT Taspen Buka Puluhan Lowongan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 24 September 2020, 15:19 WIB
Ada 21 posisi yang ditawarkan PT Taspen untuk para pencari...
MI/Ramdani

Garuda Buka Layanan Kargo dari Manado ke Narita Jepang

👤M Ilham Ramadhan 🕔Kamis 24 September 2020, 14:50 WIB
Penerbangan khusus kargo tersebut mulai beroperasi pada Rabu (23/9) dan akan melayani penerbangan sebanyak 1 kali setiap...
Antara

Bank DBS Gandeng Mandiri Manajemen Investasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 24 September 2020, 14:35 WIB
Bank DBS Indonesia baru saja menjalin kerja sama dengan Mandiri Manajemen Investasi dengan menghadirkan Mandiri Global Sharia Equity...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya