Kamis 10 September 2020, 16:01 WIB

DKI Terapkan PSBB Total, Pengusaha Minta Stimulus Diperpanjang

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Terapkan PSBB Total, Pengusaha Minta Stimulus Diperpanjang

Antara/Indrianto Eko
Pengunjung berbelanja di Blok B Pasar Tanah Abang, yang cenderung sepi.

 

MELIHAT penyebaran covid-19 semakin mengkhawatirkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Ketat (PSBB) ketat.

Artinya, seluruh aktivitas perkantoran dan operasional usaha di luar 11 sektor pengecualian, serta berbagai aktivitas masyarakat, akan tutup dan dibatasi.

Ketua DPD DKI Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Sarman Simanjorang menyebut kalangan pelaku usaha memaklumi kebijakan tersebut.

Baca juga: Anies Minta Wilayah Penyangga Jakarta Juga Berlakukan PSBB Total

"Dalam situasi dan kondisi seperti ini, keputusan harus segera diambil. Keselamatan dan kesehatan masyarakat di atas segala-galanya," ujar Sarman dalam keterangan resmi, Kamis (10/9).

Dia tidak menampik bahwa kebijakan ini memberatkan pelaku usaha. Namun, pihaknya berupaya menerima dan mendukung. Sebab, kasus covid-19 di Ibu Kota melonjak signifikan. Belum lagi tingkat kematian yang tinggi, serta kapasitas ruang isolasi di rumah sakit yang penuh.

Pengetatan PSBB diyakini akan menekan pertumbuhan ekonomi Jakarta pada kuartal III 2020. Perekonomian wilayah Ibu Kota diprediksi mengalami kontraks. Diketahui, ekonomi Jakarta pada kuartal II 2020 minus 8,22%.

Baca juga: Epidemiolog: Kumpul Warga Picu Kemunculan Klaster Keluarga

"Kami mengajak pelaku usaha di Jakarta untuk tegar dan semangat menghadapi ketidakpastian. Semaksimal mungkin jangan melakukan PHK. Kita bantu pemerintah mengendalikan penyebaran covid-19,” pungkas Sarman.

Lebih lanjut, dia berharap stimulus dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperpanjang hingga akhir tahun. "Relaksasi untuk pengusaha juga diperpanjang sampai akhir tahun. Karena pelaku usaha tidak dapat maksimal memanfaatkan dampak ketidakpastian ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat dan pemerinta daerah memberikan berbagai stimulus kepada pengusaha agar bisa bertahan di masa pandemi. Termasuk, Pemprov DKI yang memberikan stimulus keringanan pajak berbagai sektor, yakni hotel, restoran, hingga hiburan.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Mal kian Terpuruk PSBB Anies Digugat

👤Ins/Pra/X-6 🕔Selasa 29 September 2020, 04:54 WIB
Sektor ritel dan tenant enam bulan ini dalam tekanan sangat berat. Lalu, kami menghadapi adanya PSBB jilid II dan restoran tidak bisa dine...
MI/IMMANUEL ANTONIUS

Bea Cukai Pastikan Minol Oplosan Daring Ilegal

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 29 September 2020, 03:30 WIB
Saat ini, lanjutnya, pihak Intelijen dan Penindakan Bea dan Cukai tengah menelusuri adanya minol oplosan yang dijual secara daring...
MI/Usman Kansong

Sekda Depok Instruksikan Pembongkaran Bangunan Liar di Sungai

👤Kisar Rajaguguk 🕔Selasa 29 September 2020, 03:25 WIB
Hardiono menegaskan bangunan liar di RT OO5 RW O5 Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok mengganggu aliran sungai sehingga perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya