Kamis 10 September 2020, 09:03 WIB

Biden Tuding Trump Khianati Rakyat AS

Faustinus Nua | Internasional
Biden Tuding Trump Khianati Rakyat AS

AFP/Chip Somodevilla/Getty Images
Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden

 

CALON Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden, Rabu (9/9), menuduh Presiden Donald Trump mengkhianati rakyat AS, dengan mengatakan dia secara sengaja berbohong tentang bahaya covid-19 yang dianggap sebagai kelalaian dari tugasnya.

Menurut rekaman wawancara yang dilakukan pada Februari untuk sebuah buku oleh jurnalis Bob Woodward, Trump mengakui dia tahu betapa mematikan dan menularnya covid-19. Tetapi, dia mencoba mengecilkan isu itu karena tidak ingin membuat kepanikan.

"Dia tahu dan sengaja mengecilkannya. Lebih buruk lagi, dia berbohong kepada rakyat Amerika," kata Biden dalam pidatonya di Michigan.

Baca juga: Trump Mengaku Sengaja Kecilkan Bahaya Covid-19

Dengan beberapa minggu tersisa menjelamg pemilihan presiden AS, 3 November, berita tentang komentar Trump kembali menjadi pusat perhatian. Khususnya terkait upaya presiden dari Partai Republik itu untuk memerangi covid-19 yang menurut Partai Demokrat sudah terlalu terlambat.

"Dan sementara penyakit mematikan ini melanda bangsa kita, dia gagal melakukan pekerjaannya dengan sengaja. Itu adalah pengkhianatan terhadap hidup dan mati rakyat Amerika," kata Biden. "Itu melalaikan tugas, aib."

Biden mengunjungi negara bagian yang menjadi rumah bagi industri otomotif AS. Hal itu untuk mempromosikan proposal baru kepada perusahaan pajak yang memindahkan perusahaan ke luar negeri.

Biden dan Trump terus meningkatkan upaya meraih banyak dukungan di minggu-minggu terakhir menuju pemilihan. Selama pandemi covid-19, kampanye tradisional menjadi mustahil dilakukan.

AS sendiri menderita jumlah kematian akibat covid-19 tertinggi di dunia. Kematian mencapai 190.000 pada Rabu (9/9) bersama dengan lonjakan kasus baru di Midwest dengan negara bagian seperti Iowa dan South Dakota muncul sebagai pusat penyebaran baru dalam beberapa minggu terakhir.

Gedung Putih, Rabu (9/9) membantah Trump dengan sengaja menyesatkan orang Amerika tentang virus itu.

"Presiden tidak pernah meremehkan virus itu," kilah sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany kepada wartawan. (CNA/OL-1)

Baca Juga

AFP

AS Catat Rekor Kasus Covid-19 Tertinggi 2 Hari Berturut-turut

👤MI 🕔Senin 26 Oktober 2020, 02:50 WIB
AMERIKA Serikat mencatat rekor jumlah kasus covid-19 harian baru tertinggi untuk hari kedua secara berturut-turut pada Sabtu...
AFP

Trump Siap Lakukan Serangan Terakhir di New Hampshire

👤MI 🕔Senin 26 Oktober 2020, 02:30 WIB
PRESIDEN Donald Trump berusaha menyaingi lawannya dari Partai Demokrat, Joe...
Dok. Istimewa

Pemimpin Senior Al-Qaeda Tewas

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 02:10 WIB
PASUKAN keamanan Afghanistan telah menewaskan Abu Muhsin al-Masri, seorang pemimpin senior Al-Qaeda yang berada di daftar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya