Kamis 10 September 2020, 05:45 WIB

Tembok Keraton Terbuka untuk Petani

WJ/JI/AT/AD/N-2) | Nusantara
Tembok Keraton Terbuka untuk Petani

TOSIANI
Ketua Harian MAKN, KPH Eddy Wirabhumi

 

MASYARAKAT Adat Keraton Nusantara (MAKN) terus meningkatkan peran serta mereka dalam pembangunan. Salah satunya, mereka berjanji akan ikut berkecimpung dalam program ketahanan pangan yang tengah digiatkan pemerintah.

"Kami sudah menemui Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. MAKN memperkenalkan sejumlah program untuk peningkatan ketahanan pangan nasional," kata Ketua Harian MAKN, KPH Eddy Wirabhumi, di Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.

Salah satu petinggi Keraton Surakarta itu menambahkan, program MAKN yang sudah berjalan ialah pengembangan pupuk hayati dan tanaman unggulan.

Organisasi adat keraton se-Nusantara itu siap bersinergi dalam memberikan pelatihan cara pembuatan pupuk hayati dari bahan bahan yang ada di sekitar lingkungan petani. "Juga penyuluhan penyuburan tanah, takaran dosis dan waktu pemupukan, pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan prinsip ekologis," tandas Eddy.

Menteri Pertanian juga menyambut. "MAKN juga bisa menyertakan data terkait ketersediaan lahan milik kerajaan se-Nusantara untuk ditanami."

Di sisi lain, Gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostra Tani) juga terus berkembang. Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, inisiatif Kementerian Pertanian itu akan dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Bulakamba, Losari, Ketanggungan, dan Banjarharjo.

Bupati Brebes Idza Priyanti optimistis Kostra Tani akan membuat daerahnya lebih maju dan berkembang, lebih berdaya saing, dan meningkatkan kapasitas lumbung pangan. "Tidak hanya jadi lumbung daerah, tapi lumbung pangan nasional. Warga Brebes ingin memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia."

Dari Kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, peneliti subsidi pupuk Indri Dwi Apriliyanti meminta pemerintah meningkatkan subsidi untuk petani sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertanian. "Tiongkok, India, dan Thailand tidak hanya memberikan subsidi pupuk, tapi juga kebijakan lain berbasis produk hingga intervensi pasar. Subsidinya menyangkut seluruh produk, benih, pupuk, air, hingga listrik untuk petani."

Subsidi juga diberikan untuk bahan bakar agar petani bisa membawa hasil panen mereka dari desa ke perkotaan. (WJ/JI/AT/AD/N-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Terus Mengawal Protokol Kesehatan

👤Heri Susetyo 🕔Senin 21 September 2020, 05:20 WIB
Denda dan sanksi sosial terbukti membuat warga lebih disiplin. Di Sidoarjo, jumlah pelanggar protokol kesehatan terus...
ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Lebih Ketat setelah 3 Calon Terpapar

👤FL/CS/FR/N-3 🕔Senin 21 September 2020, 05:10 WIB
Gogot Cahyo Baskoro menyebut fenomena itu ialah bukti bahwa banyak peserta pilkada yang mengabaikan protokol kesehatan. “Akibatnya...
ANTARA FOTO/Rahmad

Ada Potensi Bahaya di Masa Pancaroba

👤LD/AU/RF/FL/BB/JI/PO/N-3 🕔Senin 21 September 2020, 05:00 WIB
Ia mengaku sudah menyosialisasikan potensi bahaya ini ke sejumlah daerah. “Musim penghujan di Jateng datang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya