Kamis 10 September 2020, 05:01 WIB

Kampanye di Media Daring akan Disahkan Pekan Ini

Ind/Ths/P-1 | Politik dan Hukum
Kampanye di Media Daring akan Disahkan Pekan Ini

Medcom.id
Ilustrasi Kampanye

 

KPU sedang mengubah Per aturan KPU Nomor 4/2017 tentang Kampanye yang diatur melalui media sosial dan daring. Menurut rencana, pada Jumat (11/9), KPU akan melakukan uji publik sebelum aturan tersebut diharmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM untuk kemudian diundangkan.

“Ini kami persiapkan dan pada Jumat pukul 13.30 WIB akan kami uji publik sebelum dilakukan harmoni sasi dengan Kementerian Hukum dan HAM sehingga cukup waktu untuk koordinasi dan sosialisasi,” tutur anggota KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam diskusi virtual bertajuk Pilkada dan Klaster Baru Covid-19, di Jakarta, kemarin.

KPU juga melakukan sejumlah perubahan pada pasal-pasal tertentu dalam peraturan KPU yang lama. Pihaknya mendorong agar pasangan calon kepala daerah memaksimalkan kampanye melalui media sosial dan daring untuk pencegahan penularan covid-19.

Menurutnya, pengaturan protokol pencegahan covid-19 di sejumlah tahapan sangat penting. KPU memetakan setidaknya ada sejumlah tahapan pemilihan kepala daerah yang rawan terjadi pengumpulan massa, salah satunya saat kampanye.

‘’KPU sejauh ini masih memperbolehkan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas dengan jumlah peserta yang hadir maksimal 50 orang. Untuk rapat umum, maksimal 100 orang dengan penerapan protokol kesehatan,’’ tambah Raka.

Terkait dengan dugaan pelanggaran abai terhadap penerapan protokol kesehatan yang dilakukan bakal pasangan calon saat pendaftaran peserta pilkada pada 4 sampai 6 September 2020, KPU mengingatkan bakal pasangan calon agar memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Saat pendaftaran bakal pasangan calon di Kantor KPU provinsi dan kabupaten/kota, KPU RI merilis data terdapat 37 bakal pasangan calon yang dinyatakan terpapar oleh covid-19 dari hasil pemeriksaan tes usap.

Raka mengatakan pada prinsipnya covid-19 tidak akan membatalkan bakal pasangan calon atau nantinya bakal calon kepala daerah yang sudah ditetapkan. Mereka hanya di minta melakukan isolasi mandiri dan kembali melakukan tes hingga hasilnya negatif.

Di sisi lain, banyaknya anak muda yang maju makin membuat politik di Tanah Air makin berwarna. Namun, banyaknya anak muda yang ikut dalam kontestasi itu menuntut suatu komitmen dan kerja keras untuk mewujudkan gerakan perubahan. (Ind/Ths/P-1)

Baca Juga

Dok MI

Perludem Minta Pilkada Ditunda untuk Lindungi Para Pemilih

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 20 September 2020, 10:45 WIB
Seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu mesti mempertimbangkan masih tingginya penambahan jumlah pasien terinfeksi...
MI/Susanto

Bawaslu Ungkap Modus Pelibatan Anak saat Kampanye

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 20 September 2020, 07:19 WIB
Bawaslu daerah mesti memperhatikan ada tidaknya isi konten kampanye di medsos yang menjurus pada...
MI/SUSANTO

Bareskrim Dalami Kebakaran Kejagung

👤Tri/Cah/Ant/P-1 🕔Minggu 20 September 2020, 06:14 WIB
Api berasal dari lantai 6 Ruang Rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung, kemudian api dengan cepat menjalar ke ruangan dan lantai lain...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya