Rabu 09 September 2020, 20:30 WIB

Mensos Komit Patuhi Prinsip Akuntabilitas, Transparansi Anggaran

mediaindonesia.com | Humaniora
Mensos Komit Patuhi Prinsip Akuntabilitas, Transparansi Anggaran

DOK KEMENSOS

 

Menteri Sosial Juliari P. Batubara (tengah) bertamu ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan diterima langsung Ketua KPK  Firli Bahuri (kanan), 9/9/2020.  Mensos menyatakan komitmennya melaksanakan tata kelola anggaran berdasarkan pada prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi.


Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan kesiapan Kementerian Sosial bekerja sama dengan aparat terkait dalam pengawasan penggunaan anggaran. Kemensos berkomitmen melaksanakan tata kelola anggaran yang berdasarkan pada prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi.

“Kemensos memastikan membuka diri terhadap pengawasan dalam penggunaan anggaran. Kami memastikan pengelolaan anggaran memenuhi prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi. Kepada KPK, kami memohon pengawalan dan pengawasan dalam pengelolaan anggaran,” kata Mensos Juliari usai diterima pimpinan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Mensos dan jajaran diterima langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan jajaran. Adapun Mensos didampingi, Sekretaris Jenderal Hartono Laras dan pejabat terkait.

Baca Juga: 92% Anggaran Kemensos Tahun 2021 Dipakai untuk Bansos

Mensos menyatakan, pengawasan dan bimbingan dari KPK diperlukan, sejalan dengan besarnya anggaran yang dipercayakan kepada Kemensos untuk tugas mengatasi dampak pandemi di jaring pengaman sosial (JPS). Anggaran Kemensos pada TA 2020 ditetapkan sebesar Rp62,77 triliun.

Untuk mendukung penugasan di bidang program perlindungan sosial sebagai bagian jaring pengaman sosial dampak Covid-19, Kemensos mendapat tambahan anggaran. Saat ini, Kemensos mengelola anggaran yang masuk kategori Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp127,146 triliun.

Mensos Juliari mempersilakan KPK mengawasi tata kelola dan penyaluran bantuan sosial (bansos) di masa pandemi. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dalam rangka penyerapan anggaran sangat ingin diberikan pendampingan dari semua teman-teman yang mengawal program pemerintah, tentu di antaranya KPK. Kami tentu berharap KPK memberikan bimbingan dan juga teguran jika ada hal yang perlu kami perbaiki,” katanya.

Baca Juga: Punya Dana Jumbo, Serapan Anggaran Kemensos Tetap Paling Tinggi

Kementerian Sosial terus meningkatkan kontribusi terhadap pemilihan ekonomi yang saat ini tengah menjadi fokus pemerintah. Hal ini ditunjukkan dengan tetap tingginya penyerapan anggaran, termasuk untuk PEN.

“Kementerian Sosial turut berkontribusi terhadap upaya keras pemerintah dalam penanganan dampak pandemi. Saat ini fokus pada program-program pemulihan ekonomi. Anggaran Kemensos untuk PEN mencapai Rp127,1 triliun dan saat ini sudah terserap sebesar 65,5%,” kata Mensos dalam kesempatan berbeda.

Dalam laporan anggaran Kemensos, alokasi total anggaran untuk PEN sebesar Rp127,146 triliun, sudah terserap Rp83,217 triliun (65,6%). Pemerintah melalui Kemensos memastikan masyarakat terdampak pandemi mendapatkan bantuan, melalui dua program strategis. Yakni Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Program PEN.

Baca Juga: Anggaran Kemensos Terbesar, Efektif Ungkit Perekonomian

Seperti diketahui, pada program JPS, Kemensos telah melaksanakan  Program Bantuan Sosial Reguler. Yakni berupa (1) Perluasan Program Sembako dari 15,2 juta KPM menjadi 20 juta KPM selama setahun, (2) Perluasan Program PKH dari 9,2 juta KPM menjadi 10 juta KPM.

Kemudian ada juga Program Bantuan Sosial Penanganan Covid-19 (khusus). Yakni  berupa (1) Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi 9 Juta KPM, (2) Bantuan Sosial Tunai Kartu Sembako non-PKH bagi 9 Juta KPM, (3) Bantuan Presiden berupa sembako di Jabodetabek, dan (4) Bantuan Sosial Beras bagi 10 juta KPM PKH. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/BARRY FATHAHILLAH

Pelibatan Masyarakat Dalam Sosialisasi Pencegahan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 07:45 WIB
Wisnu merekomendasikan agar Pasebaya Gunung Agung dapat memberikan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat melalui...
MI/Supardji Rasban

Pemerintah Gelontorkan Bansos Beras Untuk 10 Juta KPM

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 07:21 WIB
Pemerintah menggelontorkan beras untuk dampak covid-19 kepada 10 juta kepala keluarga yang ikut program Keluarga Penerima Manfaat (KPM)....
Antara/Adiwinata Solihin

Kepercayaan Diri Daerah Mampu Tingkatkan Upaya Pengurangan Risiko

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 07:00 WIB
Kabupaten Karangasem memiliki berbagai potensi yang ada untuk membangkitkan ketertarikan para wisatawan, salah satunya adalah dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya