Rabu 09 September 2020, 16:29 WIB

Program Pengaman Sosial Kemensos Diharap Mampu Atasi Stunting

Atalya Puspa | Humaniora
Program Pengaman Sosial Kemensos Diharap Mampu Atasi Stunting

MI/Ramdani
Menteri Sosial Juliari P Batubara.

 

MENTERI Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara, mengatakan dua program pengaman sosial yang dimiliki Kementerian Sosial (Kemensos) yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan bisa membantu pencegahan dan penenganan stunting yang ada di Indonesia.

“Kita punya dua program besar ini, karena cakupannya yang luas pesertanya banyak jutaan keluarga dan sudah berjalan dengan lancar dan sistematis, program ini bisa disatukan dalam penenganan stunting," kata Juliari dalam keterangan resmi, Rabu (9/9).

Baca juga: Tutup Usia, Jakob Oetama Trending Topic di Twitter

Juliari menyampaikan, dua program tersebut juga ditawarkan kepada Tanoto Fondation sebagai salah satu mitra kemensos ke depan dalam mengatasi persoalan stunting.

Sebelumnya, Kementerian Sosial sudah membuat MoU dengan Tanoto Fondation melalui Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S) dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk penanganan stunting yang ada di tanah air ini.

Menurut Juliari yang menjadi tugas BP3S  dalam hal ini yaitu mengembangkan modul pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) PKH agar bisa memasukan materi stunting dalam modulnya.

Lebih lanjut, Juliari menambahkan, dalam pengembangan modul-modul ini tidak begitu saja disatukan, harus melalui kajian-kajian.

“Dalam penyempurnaan modul Diklat dalam penanganan stunting ini saya harapkan harus melalui penelitian dan kajian-kajian” jelas Juliari.

Sementara itu dikesempatan yang sama Kepala BP3S, Syahabuddin mengatakan dengan bekal yang dimiliki SDM PKH, maka upaya pengentasan stunting bisa dimaksimalkan.

“Nanti akan ada pelatihan dan modul – modul yang dikerjakan bersama dengan Tanoto Fondation untuk mengatasi stunting ini," kata Syahabuddin.

Kepala BP3S juga menyampaikan laporannya jika dalam kegiatan ini mengundang dari Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan dan dari Badan Urusan Logistik untuk membahas dari sisi bahan makanan khusunya karbohidrat (Beras) dalam hal penanganan stunting ini.

“Kami akan membahas bersama-sama sesuai dengan intruksi pak Menteri Juliari dalam penagannan stunting ini, khususnya dari sisi bahan makanan dalam hal ini beras, yang tentunya langkah selanjutnya nanti akan dilakukan penelitian," pungkasnya. (OL-6)
 

Baca Juga

ANTARA/Novrian Arbi

Lebih dari 2.000 Bencana Terjadi Hingga Akhir September 2020

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 30 September 2020, 23:15 WIB
Berdasarkan data yang tercatat, jumlah bencana 2020 turun sekitar 25,1% dibandingkan pada tahun...
Tangkapan layar konpers daring Kemenristek

Kemenristek Tindaklanjuti Riset ITB soal Tsunami 20 Meter di Jawa

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Rabu 30 September 2020, 23:05 WIB
Kementerian Riset dan Teknologi menyiapkan sejumlah langkah dalam merespons temuan riset potensi tsunami setinggi 20 meter di selatan Pulau...
ANTARA FOTO/Risky Andrianto

DKI Gandeng Swasta Olah Sampah di Bantargebang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 30 September 2020, 22:45 WIB
Dalam kolaborasi ini, pihak swasta mendukung kegiatan penambangan sampah atau 'landfill mining' pada zona tidak aktif di TPST...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya