Rabu 09 September 2020, 13:45 WIB

10 Kantor Pemerintah di Depok Ditutup karena Covid-19

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
10 Kantor Pemerintah di Depok Ditutup karena Covid-19

ANTARA
Ilustrasi Perkantoran

 

DALAM dua pekan terakhir lebih dari 10 perkantoran di lingkup Pemerintah Kota Depok ditutup sementara karena korona atau Covid-19.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Hardiono, mengatakan dari lebih 10 perkantoran yang terpapar virus Covid-19 terbanyak di lingkup Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya Nomor 54 Pancoranmas, Kota Depok. 

Baca juga: Hindari Kerumunan, Transjakarta Tambah Armada Bus Secara Paralel

"Terbanyak di lingkup Balai Kota, " katanya, Rabu (9/9).

Sedangkan lainnya, tersebar di beberapa kantor pemerintah kecamatan dan pemerintah kelurahan.

Ia merinci area perkantoran di lingkup Balai Kota yang ditutup sementara antara lain, Kantor Sekretariat Daerah, Kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kantor Bagian Layananan Pengadaan (BLP), Kantor Arsip dan Perpustakaan, dan Kantor Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

Sedangkan, beberapa area perkantoran pemerintah kecamatan antara lain, Kantor Kecamatan Sukmajaya, area perkantoran pemerintah kelurahan antara lain, Kantor Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.

Hardiono menjelaskan, selain area perkantoran di lingkup Balai Kota dan lingkup pemerintah kecamatan dan pemerintah kelurahan, juga terdapat beberapa gedung yang ditutup sementara akibat covid-19, antara lain Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Kota Kembang, Cilodong.

Menurut Hardiono, perkantoran-perkantoran pemerintah di Kota Depok ditutup sementara terkait adanya sejumlah staf di lokasi tersebut dinyatakan positip Covid-19 berdasarkan Swab tes. Seluruh perkantoran ditutup sementara selama 7 hari.

"Jumlah para pegawai yang positif itu lumayan banyak dan kini mereka sudah diminta isolasi di rumah sakit. Sementara staf dan pejabat termasuk dirinya bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). " Saya bekerja WFH, " ucapnya.

Baca juga: Anies Akui Situasi Wabah Covid-19 di Jakarta Mengkhawatirkan

Hardiono mengusulkan kepada Tim Gugus Percepatan Pengana n Covid-19 Kota Depok agar perkantoran pemerintah di area Gedung Dinas, Badan dan Lembaga (Dibaleka) 1 dan 2 yang satu lokasi dengan Gedung Balai Kota tersebut di lockdown sementara.

"Saya mengusulkan seluruh area perkantoran di Baleka Kota Depok agar ditutup sementara karena sudah terwakili virus covid-19, " pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

Antara/Galih Pradipta

Inilah 16 Syarat Bila Warga DKI Isolasi Mandiri di Rumah

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 06:24 WIB
Pemprov DKI Jakarta mengajukan 16 syarat bagi pasien covid-19 yang ingin isolasi mandiri. Bila tidak memenuhi 16 syarat itu, pasien wajib...
Medcom

Ini 16 Syarat Isolasi Mandiri di Rumah versi Pemprov DKI

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 06:15 WIB
Masyarakat yang ingin melakukan isolasi diri di rumah dapat dilakukan apabila telah memenuhi penilaian kelayakan oleh gugus tugas setempat...
AFP/Adek BERRY

Warga DKI Diminta tidak Khawatir Soal Ketersediaan Makam Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 05:55 WIB
Saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan TPU baru di Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya