Rabu 09 September 2020, 05:37 WIB

DPR Apresiasi Penundaan Pindah Ibu Kota

Ins/P-2 | Politik dan Hukum
DPR Apresiasi Penundaan Pindah Ibu Kota

Bappenas
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa

 

PEMERINTAH telah memutuskan untuk menunda program pemindahan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. Langkah tersebut mendapat dukungan Komisi XI DPR RI.

Menurut anggota Komisi XI Melchias Marcus Mekeng, keputusan tersebut sudah tepat. “Saya rasa ini kebijakan yang sangat rasional dan masuk akal,” kata Mekeng kepada Media Indonesia, kemarin.

Melchias mengatakan pemerintah harus fokus dalam menangani kasus covid-19 yang pertambahan kasusnya cenderung semakin laju. Kemarin, jumlah kasus positif covid-19 menembus 200 ribu dengan jumlah kematian harian kini lebih kerap mencapai 100 jiwa atau lebih.

Kondisi itu membuat kebutuhan vaksin sangat mendesak yang harus dikebut pemerintah. “Pemerintah sebaiknya memenuhi kewajiban dasar, yaitu tentang kesehatan masyarakat dengan membasmi (penularan) virus korona dengan menghadirkan vaksin covid-19,” ucapnya. Politikus Golkar itu mengatakan, jika pemerintah sudah bisa menekan laju penularan covid-19, program pemindahan ibu kota bisa dilanjutkan kembali.

Senada, Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto juga menyambut positif keputusan pemerintah tersebut. “Mendukung karena kita sekarang fokus ke penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyampaikan keputusan penundaan pemindahan ibu kota dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, kemarin.

“Mengenai ibu kota negara, terutama pada tim rumusan koordinasi persiapan perpindahan ibu kota negara sampai saat ini programnya masih di-hold (tunda),” ujar Suharso.

Suharso juga menyebut rencana pemindahan kota sudah mendapat alokasi anggaran. Bappenas telah mengusulkan penambahan anggaran Rp240 miliar untuk 2021 sehingga total pagu anggaran sebesar Rp1,7 triliun.

Meski ditunda, Bappenas masih mempersiapkan program tersebut. “Kami tetap melanjutkan masterplan dan juga pembangunan infrastruktur dasar di kota-kota penyangga (program IKN), seperti di Samarinda dan Balikpapan,” jelas Suharso. (Ins/P-2)

Baca Juga

  ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Presiden: PSBB Merugikan Banyak Orang

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 28 September 2020, 10:05 WIB
Presiden Joko Widodo menganggap PSBB merugikan masyarakat. Kebijakan itu tidak efektif dalam menangani dampak covid-19 dari sisi kesehatan...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.

Bareskrim Limpahkan Tahap II Kasus Surat Jalan Palsu Joko Tjandra

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 28 September 2020, 09:41 WIB
Tim Penyidik Bareskrim Polri akan melakukan penyerahan tersangka Joko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking beserta...
ANTARA/Abriawan Abhe

Tegakkan Sanksi bagi Pelanggar Kampanye

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 28 September 2020, 08:21 WIB
Setiap pelanggar siapapun itu mesti ditindak tegas supaya ada efek...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya