Rabu 09 September 2020, 06:40 WIB

Tingkatkan Tes di Kawasan Penyangga

Hld/Put/J-1 | Megapolitan
Tingkatkan Tes di Kawasan Penyangga

ANTARA FOTO/Aspprilla Dwi Adha
Petugas gabungan melakukan penindakan kepada warga yang tidak menggunakan masker di Simpang UI, Perbatasan Depok - Jakarta, Sabtu (5/9).

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong wilayah penyangga Jakarta untuk meningkatkan testing covid-19. Hal itu pun dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta kemampuan testing ditingkatkan untuk mendeteksi kasus covid-19 sedini mungkin sehingga bisa secepatnya dilakukan perawatan kesehatan.

"Kami berharap bahwa seluruh wilayah, bukan hanya Jakarta dan wilayah penyangga Bodetabek, (meningkatkan tes). Ini wabah maka mau tidak mau harus digenjot," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, DKI sudah meningkatkan testing PCR dari hari ke harinya. Namun, hal yang sama harus dilakukan daerah lain mengingat karakteristik virus. Apalagi ada mobilisasi orang antarwilayah. "Kami harap yang lain juga laksanakan agar tidak pingpong. Kita mencoba menekan, tapi bolak-balik ada yang terus berdatangan," imbuhnya.

Ia pun memaparkan saat ini sebanyak 10%-15% pasien positif covid-19 yang dirawat berasal dari luar Jakarta. Pergerakan angka itu, menurutnya, naik-turun. Bahkan pasien yang dirawat karena terpapar oleh covid-19 di Jakarta yang berasal dari luar Jakarta pernah mencapai 30%. "Artinya bagi DKI, warga yang membutuhkan pelayanan perawatan untuk menyelamatkan sesama. Kita berharap kemampuan testing ditingkatkan sesuai dengan instruksi Presiden," harapnya.

Sementara itu, sebanyak 147.591 orang telah ditindak karena melanggar aturan tidak memakai masker selama masa PSBB transisi yang dimulai sejak 5 Juni lalu.

Sebanyak 132.683 orang mendapat sanksi kerja sosial. Lalu ada 15.908 orang yang mendapatkan sanksi denda administratif. "Total denda yang terkumpul dari pelanggaran masker ialah Rp2.255.430.000," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin.

Pelanggar PSBB baik di tempat umum maupun tempat makan dan minum total mencapai 1.010 orang. Ada 194 tempat yang diberi denda administratif. Lalu ada 48 tempat yang ditutup sementara dan 768 tempat mendapat teguran tertulis. "Total denda untuk jenis pelanggaran ini sebesar Rp764.350.000," jelasnya. (Hld/Put/J-1)

Baca Juga

Dok. Metro TV

Galang Kekuatan Tangani Banjir

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 03:25 WIB
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada tiga kunci keberhasilan penanganan banjir di Ibu Kota, yakni siaga, tanggap, dan...
Dok. Medcom.id/Ist

Penyidik Dalami Motif Vandalisme

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 03:20 WIB
Hasil pemeriksaan sementara menyebut bahwa pemuda itu merasa benar telah melakukan aksi...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Mencapai 81%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 03:15 WIB
PENERAPAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid 2 diklaim berhasil menekan laju kasus covid-19 di Ibu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya