Selasa 08 September 2020, 21:36 WIB

Arab Saudi Memvonis Delapan Orang atas Pembunuhan Khashoggi

Antara | Internasional
Arab Saudi Memvonis Delapan Orang atas Pembunuhan Khashoggi

AFP/Yasin Akgul
Poster jurnalis Jamal Khashoggi

 

Pengadilan Arab Saudi pada Senin (7/9) menjatuhkan vonis tujuh sampai 20 tahun penjara kepada delapan orang atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, lapor media pemerintah, empat bulan setelah pihak keluarga memaafkan para pelaku dan mengesampingkan hukuman mati.

Persidangan itu dikritik oleh pejabat PBB dan pegiat HAM, yang menyebutkan otak di balik pembunuhan wartawan Arab Saudi tersebut masih berkeliaran.

Khashoggi, kritikus Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, terakhir kali terlihat di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, ketika hendak mengambil dokumen pernikahannya. Khashoggi dilaporkan dimutilasi dan disingkirkan dari gedung tersebut, dan sampai kini keberadaan jasadnya masih misterius.

Pembunuhan Khashoggi menuai kecaman global sekaligus mencoreng citra reformis Putra Mahkota Mohammed, penguasa de facto kerajaan yang juga putra dari Raja Salman.

Media pemerintah melaporkan bahwa lima orang divonis 20 tahun penjara, satu orang 10 tahun penjara dan dua lainnya tujuh tahun penjara atas pembunuhan Khashoggi.

Setelah putusan tersebut, tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, menyebutkan bahwa delapan orang yang dijebloskan ke penjara bukanlah satu-satunya yang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.

"Otoritas Arab Saudi menutup kasus tersebut tanpa dunia mengetahui kebenaran tentang siapa yang bertanggung jawab atas kematian Jamal," tulis Hatice Cengiz melalui pernyataan. "Siapa yang merencanakan itu, siapa yang menyuruh itu, dan di mana jasadnya?"

Pada Desember pengadilan telah memvonis mati lima orang dan menjatuhkan hukuman penjara kepada tiga orang lainnya, dengan mengatakan pembunuhan tersebut tidak direncanakan, namun dilakukan secara "mendadak". (OL-12)

 

Baca Juga

DOK MI

Angka Kematian Global Covid-19 Capai 953.025

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 20 September 2020, 17:30 WIB
Amerika Serikat adalah negara terparah dengan 198.597 kematian dari 6.725.044 kasus. Sedikitnya 2.556.465 orang telah dinyatakan...
AFP/Jack TAYLOR

Demonstran Thailand Tuntut Reformasi Monarki, Pasang Plakat Rakyat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 20 September 2020, 13:05 WIB
Plakat baru itu menampilkan tanggal 20 September 2020, diikuti pernyataan, "Rakyat Thailand menegaskan bahwa negara ini adalah milik...
AFP/ Samuel Corum/Getty Images

Trump Janji Tunjuk Hakim Perempuan sebagai Pengganti Ginsburg

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 20 September 2020, 12:18 WIB
Saingan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, menegaskan keputusan penggantinya harus menunggu sampai setelah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya