Selasa 08 September 2020, 21:05 WIB

APROFI: Penonton Bioskop Harus Rapid Tes dan Sehat

Hilda Julaika | Megapolitan
APROFI: Penonton Bioskop Harus Rapid Tes dan Sehat

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA
Gedung bioskop The Premiere Metropole XXI Megaria

 

ASOSIASI Produser Film Indonesia (APROFI) menyampaikan kesiapannya membuat protokol kesehatan jika bioskop di DKI Jakarta dibuka kembali. Hal ini disampaikan oleh Sekjen APROFI Linda Gozali, menurutnya memang membuka bioskop bukan hal yang sembarang dilakukan. Melainkan perlu pertimbangan dan kesiapan yang matang.

“Kita bisa membuat protokol kesehatannya, kita bisa mengadakan bagaimana cara men-trace orang yang akan masuk ke bioskop, siapa, bagaimana, lalu apakah kesehatan mereka sendiri sudah sebagai orang yang mau nonton sudahkah bertanggung jawab?,” tuturnya dalam Diskusi Pembukaan Kembali Bioskop secara virtual, Selasa (8/9).

Lebih lanjut Linda mengatakan pihaknya sudah terpikirkan pembelian tiket bioskop dilakukan secara online melalui aplikasi. Nanti pada apliaksi tersebut, calon penonton harus menyertakan keterangan kesehatan berupa tes antigen dan memastikan penonton dalam keadaan sehat pada hari akan menonton ke bioskop.

Baca juga: 3 Manajemen Bioskop Ajukan Proposal Operasi

“Menang lebih ribet. Tapi ini akan menjadi model tracing juga di bioskop ketika sudah dibuka. Jadi kita bisa bertanggung jawab bersama. Kalau tidak melakukan tes kesehatan apapun atau sedang dalam keadaan tidak sehat maka kami secara tegas akan melarang mereka menonton di bioskop,” tegasnya.

Selain itu, tantangan lain yang akan dihadapi bioskop adalah dari sisi bisnis. Karena nanti apabila sebuah bioskop sudah lolos untuk dibuka akan terjadi sejumlah penyesuaian. Termasuk bagaimana melihat persepsi dari kepercayaan masyarakat akan keamanan saat mendatangi bioskop. Hal ini akan memengaruhi permintaan pasar yang beriringan dengan bisnis industri ini.

“Persepsi masyarakat tentang keamanan juga jadi pertimbangan dan ini perlu dibangun bersama,”pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

36 Kecamatan di Kabupaten Bogor Berstatus Zona Merah Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 23:50 WIB
"Zona merah sebanyak 36 kecamatan, zona oranye tiga kecamatan, dan zona hijau satu...
Ilustrasi

Telusuri Korban Pelecehan Lain di Bandara Soetta, Polisi Cek CCTV

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 29 September 2020, 20:54 WIB
EFY menyusun rencana untuk menipu penumpang berinisial; LHI dengan menyatakan hasil tesnya reaktif dan meminta sejumlah uang untuk...
MI/Andri W

Pemprov DKI Tutup 113 Perusahaan Selama PSBB Jilid 2

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 29 September 2020, 20:15 WIB
PEMPROV DKI Jakarta telah menutup sebanyak 113 perusahaan atau perkantoran selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya