Selasa 08 September 2020, 12:29 WIB

Pandemi Jadi Momentum Dewasakan Bangsa Berdemokrasi

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Pandemi Jadi Momentum Dewasakan Bangsa Berdemokrasi

Dok: BIRO PERS/ SEKRETARIAT PRESIDEN
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Maruf Amin memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2020).

 

BERBAGAI kesulitan dan tantangan yang muncul akibat pandemi covid-19 harus bisa mengubah Indonesia menjadi bangsa yang semakin matang dan dewasa terutama dalam hal berdemokrasi.

Demikian diutarakan Presiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Terbatas Pembahasan Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak secara virtual, Selasa (8/9).

Meski digelar di tengah pandemi, kualitas demokrasi harus tetap dijaga. Aparat birokrasi, TNI dan Polri harus terus bersikap netral, tidak memihak kepada pasangan calon tertentu.

"Kita juga tidak boleh membiarkan penggunaan bahasa, narasi, simbol yang membahayakan persatuan dan kesatuan masyarakat. Jangan sampai menggunakan politik identitas, politik SARA karena itu akan membahayakan persatuan dan kesatuan, ini yang harus dicegah," kata kepala negara.

Baca juga: KPK Minta Cakada tidak Remehkan Pemantauan Korupsi Saat Pilkada

Para pasangan calon pun harus tampil dengan gagasan-gagasan yang inovatif terutama untuk menangani pandemi.

"Mereka harus bisa menyampaikan program-program yang diandalkan untuk menjadi pemimpin daerah. Di sisi lain, masyarakat juga harus mempelajari track record pasangan calon agar daerah memperoleh pemimpin terbaik," tutur Jokowi.

Terakhir, presiden meminta penyelenggara pilkada bekerja keras menghasilkan pilkada yang berkualitas, netral, profesional dan transparan.

Penyelenggara pilkada berperan besar untuk menjaga kualitas demokrasi kita sekaligus menjaga stabilitas politik di daerah dan penerimaan masyarakat terhadap hasil pilkada yang kita lakukan," ungkapnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/PRASETIA FAUZANI

Pandemi Momentum Perbaiki Ekonomi Desa

👤Pra/Ata/X-8 🕔Jumat 25 September 2020, 04:12 WIB
Tidak hanya menghantam lapisan masyarakat di perkotaan, tetapi juga berdampak kepada mereka yang tinggal di perdesaan. Penyebabnya jelas,...
Indo Barometer/Riset MI-NRC

Perkuat Sanksi bagi Pelanggar Protokol

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 25 September 2020, 04:03 WIB
Agar berbagai tahapan tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19, pemerintah diminta mengurangi risiko penyelenggaraan...
dok.mi

Yusril Akhirnya Dapatkan Keadilan di Mahkamah Agung

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 25 September 2020, 00:30 WIB
TERDAKWA Yusril yang divonis bersalah pada PN Mandailing Natal atas kasus pencurian, vonis tetsebut dibatalkan oleh putusan kasasi Mahkamah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya