Selasa 08 September 2020, 13:00 WIB

Lahan Pemakaman Pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Overload

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Lahan Pemakaman Pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Overload

MI/Fransisco Carollio
Petugas pemakaman penanganan jenazah pasien covid-19 menurunkan peti jenazah ke dalam pusara di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

 

LAHAN pemakaman jenazah pasien yang positif terinfeksi virus korona atau Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur sudah overload.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan 7 Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Ahmad Sobirin, mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mempersiapkan lahan baru untuk pemakaman Covid-19 yang sudah krisis agar warga tidak resah.

Baca juga: DKI Perlu Tambah Transportasi Umum untuk Hindari Penularan Korona

"Jika lahan yang diperkiraan dua bulan ke depan akan penuh, Pemerintah Provinsi DKI wajib mempersiapkan lahan baru.Sebab, tidak mungkin jika jenazah dimakamkan dengan menimpa jenazah Covid-19 sebelumnya, " tegasnya saat dihubungi Selasa (8/9).

Penyediaan lahan pemakaman bagi jenazah pasien Covid-19 wajib dilakukan.

Sebab, kewajiban tersebut diatur sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 3 Tahun 2017, pada bab V tentang kewajiban untuk penyediaan lahan pemakaman.

Pada intinya, kata dia, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, harus segera bergerak untuk mengantisipasi overload lahan pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon.

"Gubernur DKI harus segera menetapkan keputusan dengan meminta persetujuan DPRD terkait penyediaan lahan pemakaman Covid-19 di DKI, " ujarnya.

Diketahui lahan pemakaman covid di TPU Pondok Ranggon seluas 9.350 M2 kini hanya tersisa 2.750 M2 dan hanya cukup buat 1.000 jenazah baru.

Menurut koordinator lapangan TPU Pondok Ranggon, Nadi, dari keseluruhan lahan seluas 9.350 M2 sudah terpakai seluas 6.600 untuk memakamkan 2.562 jenazah Covid-19 sejak Maret lalu sampai sekarang.

Kata dia, pihaknya rata-rata memakamkan 20-25 jenazah baru tiap hari, diperkirakan akan penuh sekitar dua bulan ke depan. 

"Rata-rata 20-25 jenazah per hari, dua bulan ke depan akan penuh, " katanya, Selasa (8/9).

Ia mengatakan lahan pemakaman Covid-19 yang masih tersisa tersebut letak lokasinya berada di pinggir kali kecil berbatasan dengan Kelurahan/Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

"Lokasi pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, tidak digabung dengan pemakaman jenazah non-Covid-19. Jenazah Covid-19 pemakamannya ditempatkan di lahan khusus blok AA-1, " tuturnya.

Nadi juga mengatakan tak hanya lahan Covid-19 yang kritis. Tetapi lahan non-Covid-19, baik jenazah Muslim maupun Kristen dan Budha juga sudah kritis.

"Rata-rata jenazah non-covid-yang kita kubur rata-rata 15-20 jenazah dalam sehari, " pungkasnya. (OL-6)
 

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

25 Ribu Orang Ditindak karena tidak Pakai Masker Selama PSBB

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 30 September 2020, 12:46 WIB
Dari jumlah itu, sebanyak 1.696 orang dikenakan denda administratif. Lalu ada 23.458 orang yang dikenakan sanksi kerja...
ANTARA/Ariella Annasya

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Tersisa 22%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 30 September 2020, 11:46 WIB
Ketersediaan tempat tidur isolasi itu meningkat dibanding data pada 23 September, yakni hanya tersisa...
AFP/ADEK BERRY

Pemprov DKI Berupaya Tekan Angka Kematian Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 30 September 2020, 11:44 WIB
Empat wilayah di Jakarta memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi dan masuk ke dalam 20 besar kota administrasi/kabupaten dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya