Senin 07 September 2020, 23:05 WIB

DPRD DIY Minta Seluruh Pelaku Wisata di Malioboro Dites Covid-19

Ardi Teristi | Nusantara
DPRD DIY Minta Seluruh Pelaku Wisata di Malioboro Dites Covid-19

Antara/Andreas Fitri Atmoko
Kawasan Malioboro Yogyakarta

 

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengusulkan diadakan tes covid-19 kepada seluruh pelaku wisata di Malioboro, Yogyakarta.

"Sebaiknya diadakan tes swab atau rapid test seluruh yang beraktivitas di Malioboro. Kalau berdasarkan tracing tidak maksimal," kata Huda di DPRD DIY, Senin (7/9).

Apabila nantinya ada yang reaktif atau positif, lanjut Huda, penanganannya dapat dilakukan sesuai protap yang ada.

Pelaksanaan tes covid-19, imbuhnya, bisa dilaksanakan di halaman DPRD DIY. "Selain di Malioboro, tes covid-19 sebaiknya juga bisa dilakukan secara rutin kepada pelaku wisata di objek-objek wisata yang lain," tukasnya.

Huda mengaku prihatin atas meninggalnya seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di Malioboro. Ia tidak berharap Malioboro ditutup, tetapi protokol kesehatan harus diperketat agar Maliobodo lebih aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Menurut Huda, langkah untuk memutus mata rantai penularan covid-19 bisa efektif jika pemerintah daerah (pemda) bekerja lebih keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Satu PKL Malioboro Meninggal Positif Covid-19

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menegaskan disiplin dalam penegakan hukum dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan penting dijalankan agar program kebijakan penanganan covid-19 bisa tuntas dijalankan.

"Adanya klaster baru penyebaran covid-19 di Yogyakarta yang berasal dari pedagang kaki lima di Malioboro memprihatinkan semua. Pemda harus benar serius dalam berikan pitulungan, bekerja tangani dampak pandemi agar tak ada lagi klaster baru," kata Eko.

Eko Suwanto menyampaikan rasa duka cita kepada korban meninggal karena covid-19. Ia berharap warga masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan korban yang positif covid-19 segera memanfaatkan faskes terdekat untuk membantu penelusuran dan mencegah penularan lebih luas.

Selain itu, Eko mengajak semua pihak selalu menjalankan protokol kesehatan dengan berdisiplin cuci tangan atau menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. "Pakai masker juga jaga diri dan lingkungan agar senantiasa bersih dan sehat," tegasnya.

Menurut Eko, Pemda memang harus bergerak cepat. "Dan bekerja keras untuk memutus mata rantai penularan covid-19," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (4/9) malam, seorang PKL di Malioboro meninggal dunia dan telah dikonfirmasi dia positif covid-19.

Dalam upaya tracing sejak Sabtu (5/9) pagi, 7 anggota keluarga dan 12 pedagang yang bersebelahan serta pernah kontak erat sudah diminta isolasi mandiri dan diliburkan. (OL-14)

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

Tidak Patuhi Prokes, Ribuan Orang di Ternate Disidang di Tempat

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 06:21 WIB
Total denda yang terkumpul dari sidang pelanggar protokol kesehatan saat ini mencapai Rp31.744.000. Uang denda tersebut masuk pada...
MI/Susanto

Komnas HAM Temukan masih Ada Sengketa Lahan di Sirkuit Mandalika

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 06:10 WIB
Ada 18 hektare tanah di lokasi pembangunan sirkuit MotoGP yang hingga kini belum mendapat ganti rugi. Komnas HAM juga menemukan adanya...
ISTIMEWA

Aep Syaefulloh Perhatikan Generasi Milenial

👤Cikwan Suwandi 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 06:00 WIB
Pasangan calon nomor 2 akan fokus memasarkan produk UMKM...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya