Senin 07 September 2020, 17:25 WIB

Ekspose Pinangki, Kejagung Undang KPK hingga Kemenkopolhukam

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Ekspose Pinangki, Kejagung Undang KPK hingga Kemenkopolhukam

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan tangan diborgol

 

DIREKTUR Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menjelaskan gelar perkara tersangka penerima hadiah atau janji Jaksa Pinangki Sirna Malasari akan mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian serta Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan. Proses ini untuk menyimpulkan berkas penyidikannya layak atau tidak naik ke penuntutan.

"Tadi koordinasi soal ada rencana ekspose untuk besok menyangkut penanganan perkara Jaksa P (Pinangki). Kita undang Kemenkopolhukam, Bareskrim Polri dan KPK," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/9).

Ia menjelaskan agenda ekspose kasus Pinangki akan digelar di Gedung Kejagung, Selasa (8/9) pukul 09.00 WIB. KPK dapat turut menilai terkait mutu penyidikan terhadap Pinangki.

"Ini sudah tahap I berkas P (Pinangki), kami akan lanjutkan ke penuntutan. Ini kami ekspose secara terbuka akan kita undang ada beberapa pihak," tuturnya.

Sebelumnya, Pimpinan KPK telah memerintahkan Deputi Penindakan KPK untuk menerbitkan surat perintah supervisi penanganan kasus oleh Kejaksaan Agung dan Kepolisian terkait perkara dengan tersangka Djoko Soegiarto Tjandra berikut Pinangki.

KPK akan melihat perkembangan penanganan perkara tersebut untuk kemudian mengambil sikap pengambilalihan apabila memenuhi syarat-syarat alasan sebagaimana diatur dalam Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/DHEMAS REVIYANTO

Tindak Tegas Pelanggar Kampanye

👤Putra Ananda 🕔Selasa 29 September 2020, 04:13 WIB
Presiden Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan, tidak terkecuali...
MI/Fransisco Carollio

Jokowi Soroti Keamanan Pemilu, Polri: Ada Gakkumdu

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 28 September 2020, 23:55 WIB
Menurut Polri apapun yang berkaitan dengan pelanggaran di pilkada harus melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Napoleon Gugat Sangkaan Terima Suap Joko Tjandra

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 28 September 2020, 21:35 WIB
Kuasa hukum menyebut Polri selaku termohon tidak memiliki bukti penerimaan suap terhadap kliennya, tersangka gratifikasi, Irjen...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya