Senin 07 September 2020, 16:21 WIB

Raja Salman Telepon Trump Bahas Dorongan Diplomatik AS di Teluk

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Raja Salman Telepon Trump Bahas Dorongan Diplomatik AS di Teluk

AFP/Bandar AL-JALOUD / Saudi Royal Palace
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz

 

RAJA Arab Saudi Salman memuji Presiden AS Donald Trump atas upaya diplomatik Washington di kawasan, Minggu (6/9). Hal itu datang beberapa hari setelah seorang pejabat tinggi Gedung Putih berkunjung untuk menekan kerajaan untuk normalisasi dengan Israel.

"Mengungkapkan penghargaan Kerajaan atas upaya yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk membangun perdamaian, menegaskan keinginan Kerajaan untuk mencapai solusi yang langgeng dan adil bagi perjuangan Palestina untuk membawa perdamaian, yang merupakan titik awal utama bagi upaya Kerajaan dan Arab Peace Initiative," kata Salman yang dimuat oleh kantor berita resmi Arab Saudi.

Baca juga: Soal Palestina, Arab Saudi Minta AS Beri Solusi yang Adil

Salman yang menelepon Trump, juga membahas upaya untuk memerangi pandemi virus korona dan posisi Saudi sebagai ketua G20 tahun ini, kata kantor pers Saudi.

Seruan itu datang beberapa hari setelah Riyadh setuju untuk mengizinkan pesawat Israel terbang melewati wilayahnya ke dan dari Uni Emirat Arab, dan di tengah usaha yang dilakukan Gedung Putih untuk membuat negara-negara Arab lain di luar UEA bersedia secara terbuka menormalisasi hubungan dengan Israel.

Pada Selasa lalu, penasehat senior Gedung Putih Jared Kushner mengunjungi Saudi dan Bahrain, dilaporkan untuk membahas normalisasi dengan Israel, setelah terbang dari Tel Aviv ke UEA dalam penerbangan komersial pertama Israel antara tujuan tersebut.

Tidak ada komentar dari Gedung Putih tentang seruan tersebut.

Baca juga: Lewati Brasil, India Catatkan Kasus Covid-19 Terbanyak Kedua

Saudi, yang mendominasi Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang bersekutu dengan Barat dan merupakan sekutu penting AS, secara konsisten bersikeras mereka tidak akan menormalisasi hubungan sampai setelah kesepakatan damai dicapai antara Israel dan Palestina berdasarkan solusi dua negara. Pendirian itu sejalan dengan Arab Peace Initiative, tawaran Liga Arab pada 2002 yang dipimpin Saudi untuk segera menjalin hubungan dengan Israel setelah konflik Israel-Palestina selesai, dan jika Tel Aviv mengembalikan Dataran Tinggi Golan ke Suriah.

Namun, Riyadh secara khusus tidak mengritik UEA karena meninggalkan perjanjian itu dan telah menyatakan kesediaan untuk isyarat niat baik terhadap Israel, yang memiliki musuh yang sama yaitu Iran. (Arab News/OL-6)

Baca Juga

AFP

Biden Ungguli Trump dalam Isu Ekonomi

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:45 WIB
JOE Biden dari Partai Demokrat secara konsisten menang dalam jajak pendapat melawan Presiden AS Donald...
AFP

India Buka kembali Sekolah dan Bioskop

👤MI 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:15 WIB
KEMENTERIAN Dalam Negeri India menyatakan sekolah, bioskop, dan kolam renang akan diizinkan untuk dibuka...
AFP/Bayk Baghdasaryan

Pertempuran Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh Terus Memanas

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:58 WIB
Dia mengungkapkan, pasukan Armenia menewaskan 350-360 tentara Azerbaijan, menjatuhkan tiga helikopter dan menghancurkan 15 kendaraan lapis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya