Senin 07 September 2020, 14:45 WIB

1,6 Juta Orang tak Dapat Bantuan Subsidi Gaji

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
1,6 Juta Orang tak Dapat Bantuan Subsidi Gaji

MI/RAMDANI
Para pekerja menuju kantor dengan menggunakan masker saat pandemik covid-19.

 

TAK penuhi persyaratan, jutaan karyawan swasta tidak memenuhi persyaratan dalam program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Bagi masyarakat yang berpenghasilan dibawah Rp5 juta akan memperoleh bantuan gaji sebesar Rp600 ribu per bulan.

"Ada sekitar 1,6 juta nomor rekening yang tidak valid," ujar Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin (7/9).

Baca juga: Kementan Dukung Pengendalian Hama yang Ramah Lingkungan

Irvansyah menuturkan, jutaan karyawan swasta yang dicoret itu disebabkan pihak perusahaan yang tidak teliti atau hanya memberikan data nomor rekening tanpa memastikan apakah memenuhi syarat atau tidak.

"Beberapa pemberi kerja atau perusahaan menyampaikan seluruh nomor rekening dari pegawainya, bukan yang memenuhi kriteria," jelas Irvansyah.

Menurutnya, jika data peserta penerima BSU tidak valid karena tidak sesuai kriteria dalam ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), maka nomor rekening tersebut secara otomatis tidak masuk dalam daftar penerima BSU.

Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per Jumat (4/9) telah memberikan subsidi gaji kepada 2.310.974 pekerja yang memiliki pendapatan kurang dari Rp5 juta dalam penyaluran tahap pertama. Rencananya, BSU akan diberikan hingga Desember 2020.

BPJS Ketenagakerjaan, kata Irvansyah akan mengembalikan data nomor rekening kepada perusahaan peserta untuk melakukan konfirmasi ulang, jika penyebabnya bukan karena ketidaksesuaian dengan Permenaker 14/2020.

Berikut syarat penerima subsidi gaji dari pemerintah di tengah pandemi :

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan

2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan

3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan

4. Pegawai swasta atau buruh penerima upah atau honorer

5. Memiliki rekening bank yang aktif

6. Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program kartu prakerja

7. Peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020. (OL-6)

Baca Juga

Antara/Puspa Perwitasari

ShopeePay Hadirkan Fitur Rekognisi Wajah

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 01:16 WIB
Langkah ini sebagai respons terhadap tingginya transaksi digital melalui ShopeePay di masa pandemi covid-19. Dengan fitur rekognisi,...
Antara/Puspa Perwitasari

Pengembangan Ekonomi Syariah Butuh Komitmen

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 26 Oktober 2020, 00:48 WIB
Sebab, realisasi ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air masih jauh dari potensi yang dimiliki. Dengan pasar yang besar, Indonesia belum...
Antara/HO-Pertamina.

BBM RON Rendah Sebabkan Beban Kesehatan dan Lingkungan

👤Antara 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:17 WIB
Menurut dia, jalan terbaik dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, untuk beralih kepada BBM RON tinggi yang lebih ramah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya