Senin 07 September 2020, 11:05 WIB

Land Rover Kalah Sidang Soal Desain Defender Asli

mediaindonesia.com | Otomotif
 

PERUSAHAAN otomotif Inggris Jaguar Land-Rover kalah dalam persidangan di tanah airnya dalam mendapatkan hak desain Land-Rover Defender asli yang membuka jalan bagi Ineos Group untuk melanjutkan dan meluncurkan kendaraan off-road Grenadier. Ineos Grenadier merupakan kendaraan jip yang desainnya memang terinspirasi dari Land-Rover Defender.

Grenadier dirancang sebagai kendaraan 4x4 penjelajah berbagai medan yang menggunakan 'sasis tangga' dan suspensi baru yang dirancang oleh Magna-Steyr, Austria , sementara mesinnya sendiri dipasok oleh BMW. Sebagai pengingat, Magna Steyr merupakan perusahaan yang dipercaya oleh Daimler untuk membuat Mercedes-Benz G-Class.  

Hakim mendukung peryataan Kantor Kekayaan Intelektual Inggris yang menemukan bahwa bentuk Jaguar Land Rover yang ingin diberi merek dagang tidak cukup berbeda, dan pengadilan London menolak banding pembuat mobil tersebut.

Jaguar Land-Rover menyatakan kecewa atas keputusan tersebut dan mengungkapkan bahwa bentuk Defender asli telah diberi merek dagang di sejumlah pasar lain. Dengan kata lain Jaguar Land-Rover kalah di kandangnya sendiri untuk membendung langkah Ineos membuat Grenadier..

Ineos Group merupakan perusahaan petrokimia yang didirikan oleh miliarder Sir James Arthur Ratcliffe pada 1998. Pria yang akarab dipanggil Jim Ratcliffe ini merupakan salah satu tokoh yang menonjol dalam mendukung keluarnya Inggris dari Uni Eropa. 

Jim Ratcliffe sendiri merngaku sebagai penggemar berat Land-Rover Defender. Jim mengumumkan rencana memproduksi Grenadier pada 2017 silam, tepat satu tahun setelah pihak Land Rover memutuskan untuk menghentikan produksi Defender klasik yang sangat ikonis.

Saat itu, Ratcliffe melihat kendaraan off-road berdesain ‘kasar’ itu masih sangat diminati mulai oleh kalangan industri tambang, kehutanan, hingga pertanian, termasuk kalangan antusias seperti dirinya. Sepertinya ia tak rela kendaraan seikonis itu hilang dari peredaran.

Langkah pertama yang ia tempuh adalah menyambangi Land Rover untuk membeli hak paten Defender asli, tetapi sayangnya ditolak. Sebagai salah satu miliarder terkaya sekaligus pemilik grup perusahaan besar di Inggris, Ratcliffe pantang menyerah. Ia pun memutuskan untuk membuatnya sendiri dari awal dengan membentuk divisi Ineos Automotive.

Seharusnya Ineos Grenadier akan diproduksi akhir 2021 di sebuah pabrik yang tengah dibangun di kawasan Bridgend, Wales, dan fasilitas lain di Portugal untuk memproduksi sasis dan bodinya. Namun perusahaan menangguhkan rencana tersebut karena saat ini tengah mendekati Daimler untuk membeli pabrik mobil Smart di Hambach, Prancis. (S-4)

Baca Juga

TMMIN

Toyota Sumbang Ambulance ke Pemkab Bekasi

👤RO 🕔Selasa 29 September 2020, 19:47 WIB
Selain ke beberapa pemda, Toyota juga telah menyerahkan Kijang Innova ambulance kepada PMI, KemenKes dan pondok...
ADM

Hiburan dan Tips Warnai Virtual Daihatsu Festival

👤RO 🕔Selasa 29 September 2020, 19:21 WIB
Selain program penjualan, Virtual Daihatsu Festival diwarnai hiburan menarik berupa talkshow yang berisi sharing tips & trik merawat...
DFSK

Pikap DFSK Super Cab Dirancang untuk Kondisi Indonesia

👤RO 🕔Selasa 29 September 2020, 15:28 WIB
Pikap buatan lokal ini ditawarkan dalam pilihan mesin bensin 1.500 cc bertenaga 102 hp dan torsi 140 Nm dan mesin 1.300 cc turbo diesel...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya