Senin 07 September 2020, 10:03 WIB

Wakaf Produktif Turut Tingkatkan Ketahanan Pangan di Desa

mediaindonesia.com | Ekonomi
Wakaf Produktif Turut Tingkatkan Ketahanan Pangan di Desa

Ist
Pelaksanaan panen padi program ketahanan pangan berbasis pesantren di Sukabumi, Jawa Barat.

 

PROGRAM pembiayaan dari dana wakaf produktif yang tersalurkan melalui penggerak Social Trustfund (STF) Dompet Dhuafa bersama OK Oce Indonesia membuka jalan untuk mencapai solusi ketahanan pangan. Kali ini peruntukan tersebut bagi para petani penggarap dan pemilik lahan yang di bawah binaan Pesantren Al Muhtadin di Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam webinar Wakaf Produktif Solusi di Tengah Krisis, bersama Dompet Dhuafa dan OK Oce Indonesia, Sandiaga Uno, Founder OK Oce, mengatakan, masih ada beberapa sektor yang masih survive, salah satunya adalah sektor pangan.

"Kita telah terbangun dari tidur nyenyak dan tingkat pengangguran naik. Sekitar 15 juta masyarakat kehilangan mata pencaharian. Namun, alhamdulillah pertanian masih tumbuh. Masih ada sektor yang menyumbang tenaga kerja terbesar. Seperti panen raya ini, ekonomi bergerak di desa," ujarnya, Minggu (6/9).

Ia menambahkan dengan adanya wakaf produktif, menjadi wujud nyata yang menjelaskan pahala dan amal, tidak habis, serta terus tumbuh. Selain hadirnya makanan dari pertanian, tumbuh juga lapangan kerja di tengah pandemi.

"Ini kita dapat menyebutnya green jobs. Lapangan kerja berbasis pangan," jelas Sandi.

Melengkapi ungkapan Sandi, Ketua Yayasan DDR, Nasyith Majidi, memaparkan di Indonesia, zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf) belum menjadi tradisi dalam pengelolaan produktif. Bukan hanya menggalakkan wakaf produktif, namun juga mulai mengembangkan zakat produktif di Indonesia.

"Zakat produktif sangat layak dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu instrumen dari solusi bagi penyelesaian atau jawaban beberapa persoalan perekonomian di Indonesia. Bahwa persoalan utama yang terjadi di petani adalah modal awal atau biaya yang terlalu besar," kata Nasyith.

"Dapat kita cari solusi dari zakat maupun wakaf produktif. Di pertanian Sukabumi sudah terlihat pengaplikasiannya. Adanya program di ketahanan pangan berbasis masyarakat pesantren kerjasama OK Oce dengan Dompet Dhuafa. Mudah-mudahan dapat mengkloningnya ke dalam program-program yang lebih besar,” paparnya.

Dari 50 hektare sawah, telah membuka lapangan kerja baru bagi 100 orang. Sebelumnya penghasilan mereka dengan sistem ijon sangat kecil atau bahkan tidak ada. Melalui program wakaf produktif, petani akan mendapat penghasilan Rp7 juta - Rp10 juta sekali panen.
 
Sekurangnya 500 kepala keluarga taraf hidup mereka meningkat. Hal tersebut juga untuk menstabilkan harga di masyarakat, dengan memangkas sistem ijon dan kolaborasi antarpenggerak. Langkah tersebut mampu memangkas tata niaga yang panjang dan merugikan. 

Bobby Manulang, General Manager Pengembangan Wakaf Dompet Dhuafa, turut memaparkan ini adalah nyata wakaf produktif secara langsung memberikan bukti. 

Selain Wakaf produktif di pertanian, STF Dompet Dhuafa sebagai penggerak juga menyalurkan pembiayaan UMKM anggota OK Oce yang terhimpun dari dana wakaf produktif melalui program pendampingan. Sehingga akan semakin banyak yang terbantu dan berdaya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/HO/Amin/

Bank DKI Raih 3 Marketeers Award

👤 (Des/E-1) 🕔Senin 21 September 2020, 05:55 WIB
BANK DKI mendapatkan tiga penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang diselenggarakan Mark Plus...
MI/RAMDANI

Berjuang Sekuat Tenaga demi Terhindar dari Resesi

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 21 September 2020, 05:22 WIB
Covid-19 menjadi tantangan nyata bagi seluruh pemangku kepentingan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, pandemi telah berlangsung selama...
Dok. Humas Pemkot Malang

Fasilitasi UMKM selama Pandemi

👤BN/S1-25 🕔Senin 21 September 2020, 05:10 WIB
Pameran tersebut membuktikan bahwa daya tahan UMKM cukup stabil. Semua itu berkat upaya Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya