Senin 07 September 2020, 07:38 WIB

Joshua Wong Serukan Pemboikotan Film Mulan

Antara | Internasional
Joshua Wong Serukan Pemboikotan Film Mulan

Anthony WALLACE / AFP
Aktivis/politikus Hong Kong, Joshua Wong

 

AKTIVIS dan politikus Hong Kong Joshua Wong menyerukan pemboikotan film Mulan yang dibintangi oleh artis kelahiran Tiongkok dan tumbuh dewasa di Amerika Serikat Liu Yifei alias Crystal Liu. Pemboikotan itu dilakukan setelah pemeran utama wanita dalam film yang diproduksi oleh Disney tersebut mengunggah status dukungannya kepada polisi Hong Kong di Sina Weibo, media sosial paling populer di Tiongkok yang mirip Twitter. Dalam cuitannya pada Jumat (4/9), Wong menyerukan kepada masyarakat untuk memboikot film tersebut dengan premis hak asasi manusia dan kebebasan.
  
"Disney menjilat Beijing dan karena Liu Yifei mendukung tindakan brutal polisi di Hong Kong. Maka saya sarankan semua pihak yang memiliki keyakinan terhadap HAM untuk #BoycottMulan," demikian status Wong.
  
Namun seruan Wong tersebut menyulut rasa nasionalisme di jagat warganet Tiongkok sehingga mereka memutuskan beli tiket film Mulan.
  
"Saya tidak ingin nonton film ini, tapi karena komentar Wong, saya memutuskan membeli tiketnya," demikian seorang warganet di Weibo, Senin (7/9).
  
"Tujuan kelompok separatis itu tidak menolak Mulan secara keseluruhan, tapi memanfaatkan nama Mulan untuk mendukung apa yang disebut demokrasi dan kebebasan sekaligus untuk mendiskreditkan Tiongkok," demikian warganet lainnya.

baca juga: Puluhan Ribu Penonton Nikmati Sendratari Ramayana Via Daring
  
Kalau kaum separatis di Hong Kong makin banyak yang memanfaatkan media daring, maka akan meningkatkan rasa patriotisme para penggemar film di Tiongkok sehingga akan menguntungkan film box office tersebut demikian pernyataan Shi Wenxue, kritikus film asal Beijing, dikutip media resmi setempat.
  
Film tersebut telah dirilis di AS pada Jumat (4/9) dan secara resmi akan dirilis di Tiongkok pada Jumat (11/9). Awalnya film yang dibintangi Liu Yifei alias Crystal Liu, Donnie Yan, Jet Li, dan Gong Li itu dijadwalkan rilis di kawasan Amerika Utara pada 27 Maret namun ditangguhkan karena pandemi covid-19. (OL-3)
 

Baca Juga

AFP

Biden Ungguli Trump dalam Isu Ekonomi

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:45 WIB
JOE Biden dari Partai Demokrat secara konsisten menang dalam jajak pendapat melawan Presiden AS Donald...
AFP

India Buka kembali Sekolah dan Bioskop

👤MI 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:15 WIB
KEMENTERIAN Dalam Negeri India menyatakan sekolah, bioskop, dan kolam renang akan diizinkan untuk dibuka...
AFP/Bayk Baghdasaryan

Pertempuran Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh Terus Memanas

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:58 WIB
Dia mengungkapkan, pasukan Armenia menewaskan 350-360 tentara Azerbaijan, menjatuhkan tiga helikopter dan menghancurkan 15 kendaraan lapis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya