Minggu 06 September 2020, 20:08 WIB

UI Jadi Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi THE

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
UI Jadi Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi THE

MI/Bary Fatahillah
Kawasan Kampus Universitas Indonesia

 

LEMBAGA Pemeringkatan Perguruan Tinggi Dunia Times Higher Education (THE) kembali merilis daftar World University Rankings (WUR) 2021.

Dalam pemeringkatan tersebut, Universitas Indonesia (UI) berada dalam kelompok peringkat 801-1000 dunia dan menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia.UI merupakan satu-satunya perguruan tinggi dari Indonesia yang masuk ke dalam grup ini. Sebanyak 1.500 perguruan tinggi di 93 negara di dunia yang masuk ke dalam Pemeringkatan THE WUR 2021.

"Ini merupakan pencapaian besar dan menunjukkan bahwa Indonesia dan UI khususnya, semakin dikenal masyarakat global dan tetap menjadi yang terbaik di Indonesia," kata Rektor UI Ari Kuncoro dalam ketrangan tertulis yang dikutip Media Indonesia, Minggu (6/9).

Lebih lanjut Ari menuturkan, di tengah situasi yang tidak mudah akibat pandemi covid-19, UI tetap berkomitmen menghadirkan solusi atas permasalahan covid-19 melalui aktivitas inovasi, riset, dan pengabdian masyarakat. Kontribusi para tenaga pengajar, peneliti, tenaga kependidikan, dan mahasiswa serta berkolaborasi dengan industri, pemerintah, dan masyarakat mampu membuat UI semakin melesat dan berdampak bagi negeri.

"Meskipun pandemi covid-19 tengah melanda, perguruan tinggi sejatinya harus tetap membuka diri dengan dunia global. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, sivitas akademika UI tetap terlibat di dalam kompetisi internasional, memperluas kolaborasi riset dengan perguruan tinggi lintas benua, memperkuat jaringan perguruan tinggi melalui keterlibatan dalam asosiasi regional dan internasional," tuturnya.

Baca juga : Kampus Akan Gelar Ospek Daring Bagi Mahasiswa Baru 2020

Dalam pemeringkatannya, THE selalu menitikberatkan indikator penilaian berdasarkan performa pengajaran (kegiatan belajar mengajar), penelitian, transfer dan sharing keilmuan serta cakupan internasional sebuah universitas. UI memperoleh total skor 25,1 30,1 dengan capaian setiap indikator yaitu performa pengajaran 37,6, penelitian 20,7, performa sitasi karya ilmiah 15,2, sinergi dunia industri 84,5, dan cakupan internasionalisasi 51,3.

Pada pemeringkatan ini, skor UI yang paling menonjol adalah pada performa sinergi dunia industri. THE menggunakan indikator ini untuk menilai kemampuan universitas di dalam mendukung industri melalui terobosan inovasi, penemuan maupun ide atas kebutuhan industri maupun masyarakat.

UI berfokus agar dapat menjadi think tank serta memecahkan permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Dengan fokus pada tiga rumpun penelitian yaitu penelitian kesehatan, sosial humaniora dan sains teknologi, UI berkomitmen menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi industri serta masyarakat.

"Pencapaian ini bukan milik UI saja melainkan juga prestasi bangsa bahwa Pendidikan Tinggi di Indonesia telah diakui oleh dunia. Sebagai lokomotif perguruan tinggi di Indonesia, UI akan melesat maju menjadi perguruan tinggi yang mampu berkontribusi lebih untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing nasional di tingkat global, mempromosikan inovasi dan kewirausahaan serta mengatasi tantangan sosial," ujar Ari.

Dihubungi dalam kesempatan berbeda, pengamat pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan mengatakan, capaian UI dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia patut diapresiasi. Capaian ini juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia sudah layak diperhitungkan di kancah internasional.

“Ini indikasi bahwa perguruan tinggi kita kalau kita berupaya optimal sebetulnya kita mampu bersaing dengan negara lain,” kata Cecep.

Baca juga : KLHK Dukung Lahan Bekas Tambang Bukit Kandis Jadi Lokasi Wisata

Menurutnya, perguruan tinggi di Indonesia dapat menjadikan indikator penilaian lembaga pemeringkatan internasional sebagai acuan untuk memajukan kualitas pendidikan di kampusnya, termasuk meningkatkan budaya riset dan publikasi ilmiah di jurnal internasional, meski hal tersebut bukan satu-satunya ukuran keberhasilan suatu institusi.

“Capaian internasional silahkan dicapai, tapi juga harus seimbang untuk kemaslahatan bagi bangsa dan negara. Perguruan tinggi kita harus melahirkan para cendekiawan yang memiliki pemikiran untuk kehidupan dan peradaban baru. Kontribusi perguruan tinggi tidak selalu hanya mengejar target internasional tapi bagaimana bisa menjadi menara air yang mengaliri dan menara api yang menerangi masyarakat,” terangnya.

Cecep berpendapat, untuk terus mendorong peningkatan dan pemerataan kualitas perguruan tinggi di Tanah Air, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah baik dari segi anggaran maupun kebijakan.

Pemerintah harus bersikap adil dan menerapkan delapan standar nasional pendidikan yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan dan standar penilaian pendidikan.

“Jangan sampai yang didorong cuma perguruan tinggi yang sudah besar. Jangan ada disparitas dalam pemberian angaran coba dorong anggaran dan kualitas dosen lebih merata,” tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

Ist

BNN Gandeng Maskapai Tingkatkan Kerja Sama Kampanye Antinarkoba

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 September 2020, 08:32 WIB
Kepala BNN, Heru Winarko, menyatakan sangat mengapresiasi Citilink selama ini dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Kemenhub Tegaskan Aturan Pesepeda bukan Aturan Asal-Asalan

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 29 September 2020, 07:49 WIB
Permen yang ditandatangani Menteri Perhububungan Budi Karya Sumadi itu dimaksudkan sebagai pelindung, tidak hanya bagi pengguna sepeda,...
ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Rabies Masih Jadi Ancaman di Indonesia

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 29 September 2020, 07:03 WIB
Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya 8 provinsi yang bebas rabies sementara 26 provinsi lainnya masih endemik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya