Minggu 06 September 2020, 15:30 WIB

Puluhan Ribu Penonton Nikmati Sendratari Ramayana Via Daring

Agus Utantoro | Hiburan
Puluhan Ribu Penonton Nikmati Sendratari Ramayana Via Daring

Antara/Hendra Nurdiyansyah
Pentas Sendratari Ramayana Prambanan kembali diselenggarakan Sabtu (6/9) malam.

 

PENTAS  perdana Sendratari Ramayana Prambanan yang diselenggarakan Sabtu (6/9) malam, berlangsung dengan lancar dan gemilang. Pertunjukan ini ditayangkan daring ini terselenggara atas kerjasama antara PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai dan didukung oleh KBRI New Delhi serta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Pentas ini diadakan untuk memperingati hubungan bilateral India-Indonesia yang telah berlangsung selama 71 tahun. Pertunjukan Sendratari Ramayana di teater Candi Prambanan ini sempat terhenti akibat pandemic covid-19 sejak Maret lalu.

Baca juga: Berpindah Cara Abyan Faqih Memaknai Perjalanan Hidupnya

GM Teater Pentas Ramayana Chrisnamurti Adiningrum di sela-sela pentas mengatakan, pergelaran perdana di masa pandemi covid-19 ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri.

"Sebanyak 35 ribu penonton terpantau mengakses akun Youtube @BorobudurPark yang menayangkan siaran langsung pertunjukan ini. Selain itu, pertunjukan daring ini juga disaksikan oleh ratusan warga India melalui aplikasi Zoom," ujarnya.

Pentas ini, ujarnya melibatkan  60 penari serta 20 pemain gamelan berpadu dalam sajian menawan pertunjukan yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit di Open Teater Ramayana. Menurut dia, pertunjukan yang sudah ada sejak 1961 ini tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti penggunaan face shield oleh penari serta adanya penyesuaian gerakan tari, terutama pada bagian kontak tubuh antarpenari .Chrisnamurti Adiningrum mengatakan lagi, pentas kali ini berbeda dengan pentas biasanya. "Kami persiapkan selama hampir dua minggu," ujarnya.

Menurut dia ada sejumlah penyesuaian untuk memenuhi protokol kesehatan seperti pembatasan jumlah penari. Hal ini imbuhnya, harus dilalui untuk menunjukan bahwa Sendratari Ramayana itu masih ada.Ia berharap melalui pentas daring ini dapat memenuhi keinginan pecinta Sendratari Ramayana Candi Prambanan. Chrisnamurti juga menyatakan, pertunjukan ini dirancang akan digelar kembali.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT TWC Hetty Herawati menerangkan akan terus berkomunikasi dengan Gugus Tugas Provinsi DIY dalam hal pembukaan pentas Sendratari Ramayana. "Intinya kami terus melihat perkembangan. Jika pun masih belum baik, setidaknya momen ini dapat menyalurkan energi para seniman berbakat ini untuk kembali menari. Karena bagi mereka, menari merupakan sumber spirit,"kata dia.

Salah satu penari Tutu Wisti Sabila menambahkan, pertunjukan yang sudah ada sejak 1961 ini menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, seperti penggunaan face shield oleh penari serta adanya penyesuaian gerakan tari, terutama pada bagian kontak tubuh antarpenari.

"Walau tidak ada sentuhan, namun chemistry-nya tetap harus dibangun, misalnya lewat tatapan mata atau gestur tubuh. Jadi tidak harus bersentuhan tapi tetap bisa membangun keromantisan antara Rama dan Shinta," kata Tutu yang memerankan Shinta dalam pementasan Sendratari Ramayana ini. (H-3)

Baca Juga

Dok Mikha Angelo

Video Album Amateur Mikha Angelo Bakal Dirilis

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 15:44 WIB
Mikha menggandeng Athea Studio dalam pembuatan video...
MI/Bary Fathahilah

Tok! Lucinta Luna Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 15:28 WIB
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp25 juta subsidair tiga...
AFP PHOTO / PHILIPPE LOPEZ

Chelsea Islan Dorong Pemerintah Berinovasi untuk Kelola Sampah

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 September 2020, 19:00 WIB
Chelsea juga mengapresiasi program-program yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengkampanyekan masalah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya