Minggu 06 September 2020, 09:57 WIB

KPU Ingatkan Ancaman Covid Saat Pilkada

Denny Susanto | Nusantara
KPU Ingatkan Ancaman Covid Saat Pilkada

Ilustrasi
Pilkada Serentak

 

SEPERTI daerah lainnya di Indonesia, pandemi virus korona (covid-19) di Kalimantan Selatan belum mereda. KPUD Kalsel ingatkan ancaman penyebaran covid selama proses Pilkada.

"KPU menerapkan protokol kesehatan dalam proses pelaksanaan Pilkada dan mengingatkan kepada para peserta pilkada untuk mengantisipasi munculnya kasus-kasus baru covid di tengah masyarakat selama tahapan pilkada," tutur Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, Minggu (6/9).

Salah satu kebijakan KPU terkait penerapan protokol kesehatan ini antara lain persyaratan swab bagi paslon peserta pilkada dan pembatasan jumlah rombongan yang hadir ke KPU saat pendaftaran Pilkada. Protokol kesehatan juga akan diterapkan dalam tahapan pilkada lainnya termasuk saat pencoblosan 9 Desember mendatang.

Hingga kini berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, jumlah warga yang terinfeksi virus korona di wilayah ini mencapai 8.657 kasus. Ada penambahan kasus baru sebanyak 80 orang. Tercatat 1.535 penderita masih menjalani perawatan intensif dan 795 orang dinyatakan suspect terinfeksi covid -19. Sementara jumlah warga yang meninggal dunia akibat covid -19 ini sebanyak 370 orang. Namun di sisi lain jumlah penderita covid yang berhasil disembuhkan juga terus meningkat. Saat ini pasien sembuh mencapai 6.752 orang dengan persentase 77,99 persen.

baca juga: Aparat Harus Tegas Tangani Pelanggar Protokol Kesehatan Pilkada

Kota-kota besar di Kalsel seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Banjar dan Barito Kuala mencatat jumlah kasus covid tertinggi di wilayah tersebut. Di Kota Banjarmasin kasus positif virus korona mencaoai 2.946 kasus, 157 di antaranya meninggal dunia. Terkait hal ini Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina telah menginstruksikan penegakan protokol kesehatan dengan melakukan razia di lokasi rawan penyebaran covid seperti pasar dan tempat keramaian lainnya yang tertuang dalam Perwali Nomor 68 Tahun 2020. (OL-3)


 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rony Muharrman

Terus Mengawal Protokol Kesehatan

👤Heri Susetyo 🕔Senin 21 September 2020, 05:20 WIB
Denda dan sanksi sosial terbukti membuat warga lebih disiplin. Di Sidoarjo, jumlah pelanggar protokol kesehatan terus...
ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Lebih Ketat setelah 3 Calon Terpapar

👤FL/CS/FR/N-3 🕔Senin 21 September 2020, 05:10 WIB
Gogot Cahyo Baskoro menyebut fenomena itu ialah bukti bahwa banyak peserta pilkada yang mengabaikan protokol kesehatan. “Akibatnya...
ANTARA FOTO/Rahmad

Ada Potensi Bahaya di Masa Pancaroba

👤LD/AU/RF/FL/BB/JI/PO/N-3 🕔Senin 21 September 2020, 05:00 WIB
Ia mengaku sudah menyosialisasikan potensi bahaya ini ke sejumlah daerah. “Musim penghujan di Jateng datang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya