Minggu 06 September 2020, 04:31 WIB

Pelanggar Protokol Dihukum di Permakaman

HS/X-6 | Humaniora
Pelanggar Protokol Dihukum di Permakaman

MI/HERI SUSETYO
Para pelanggar protokol kesehatan berdoa bersama pada tengah malam di makam khusus korban covid-19, di Permakaman Delta Praloyo, Sidoarjo

 

SEBANYAK 54 warga yang terjaring razia masker dihukum berdoa di permakaman covid-19, kawasan Delta Praloyo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (4/9) malam.

Mereka terjaring petugas gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP saat keluyuran di sejumlah titik di kawasan kota, Kecamatan Buduran, dan sejumlah titik lain. Padahal, aturan jam malam di Sidoarjo masih diberlakukan mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

Bak tersangka kasus korupsi, para pelanggar protokol kesehatan itu diminta mengenakan rompi warna oranye bertuliskan ‘Pelanggar protokol kesehatan’. Mereka juga diberi masker oleh petugas.

Para pelanggar yang kebanyakan muda usia itu lantas dinaikkan kendaraan truk dan dibawa ke Makam Delta Praloyo di Desa Gebang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Makam tersebut dikenal sebagai makam bagi pasien yang meninggal akibat covid-19.

Di permakaman itu, mereka diminta berdoa. Setiap mereka diharuskan duduk menghadap satu makam. Doa dipimpin salah satu pelanggar protokol kesehatan. Kebetulan dia seorang santri yang biasa mengaji.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji menegaskan pihaknya bersama TNI dan Satpol PP sudah melakukan berbagai upaya untuk mendisiplinkan masyarakat Sidoarjo, di antaranya dengan memberikan hukuman berupa membersihkan makam, masjid, jalan, dan hukuman fisik push up. Namun, hal itu ternyata belum menimbulkan efek jera.

“Hukuman berdoa di makam khusus korban covid-19 dimaksudkan sebagai pesan moral kepada masyarakat yang belum menaati protokol kesehatan,” kata Sumardji. Ia menambahkan razia pelanggar protokol kesehatan itu akan terus dilakukan setiap hari. Begitu pula
hukuman membawa mereka ke makam covid-19.

Agus, 25, salah satu pelanggar protokol kesehatan yang terjaring razia, mengaku kapok karena sebelumnya ia tidak pernah masuk makam pada malam hari. Apalagi, di permakaman khusus korban covid-19.

“Saya kapok tidak akan mengulangi lagi keluyuran tengah malam, apalagi tak memakai masker,” kata Agus. (HS/X-6)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Kemenag Susun Aturan Ibadah Natal di Tengah Pandemi

👤Cindy Ang 🕔Kamis 26 November 2020, 09:25 WIB
"Kalau di rumah ibadah betul-betul kami garis bawahi, jangan berkerumun, jaga jarak, cek kesehatan dan lainnya. Itu semua sama...
Istimewa

Opung Pilih Jalan Santai supaya Tetap Bugar

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Kamis 26 November 2020, 09:05 WIB
Olahraga bagi kaum lansia sangat penting, apa pun bentuknya. Yang penting durasi latihannya 150 menit per...
DOK BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK Raih 2 Penghargaan Digital Marketing & Human Capital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 08:58 WIB
Dua trofi penghargaan yang diterima langsung oleh Naufal Mahfudz ini tentunya menjadi pelengkap prestasi yang diraih BPJAMSOSTEK di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya