Sabtu 05 September 2020, 22:00 WIB

Ikut Program SII, Scoby Tea Sukses Bertahan di Masa Pandemi

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Ikut Program SII, Scoby Tea Sukses Bertahan di Masa Pandemi

Dok. Pribadi
Founder Scoby Tea Annisa Abdiwijaya

 

DAMPAK pandemi yang terjadi saat ini mempengaruhi keberlangsungan usaha di beberapa sektor industri. Disaat banyak perusahaan yang terpaksa gulung tikar, perusahaan rintisan (startup) dibawah pembinaan dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini justru dapat bertahan dimasa Pandemi. 

Salah satunya Scoby Tea Kombucha yang telah mengikuti program Startup Inovasi Indonesia (SII).pproduk minuman kesehatan miliknya justru semakin diminati karena khasiatnya.

“Teh kombucha di Indonesia masih jarang. Sehingga peluang untuk Produk Scoby Tea sebagai produk teh kombucha siap minum pertama di Indonesia, menjadi lebih besar. Terlebih dimasa pandemi ini, semakin diminati baik secara online dan offline, karena berkhasiat meningkatkan imun didalam tubuh” tutur Founder Scooby Tea Kombucha, Annisa Abdiwijaya di rumah produksinnya di Bandung  Jawa Barat, dalam keterangan tertulisnya. 

Scoby Tea Kombuca adalah produk inovasi minuman hasil fermentasi berbahan baku teh bunga dan gula yang difermentasi menggunakan bakteri dan jamur probiotik. Scoby merupakan singkatan dari “Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeasts” yang berarti sekumpulan bakteri dan ragi hidup bersama secara simbiotik. Sementara Kombucha merupakan produk fermentasi yang merupakan hasil dari aktivitas mikrobiologi dan biokimia.

Keberhasilan Scoby Tea Kombucha tersebut tidak terlepas dari keikutsertaannya dalam program SII Kemenristek BRIN. Staff Khusus Menristek/Kepala BRIN  Adrian A Gunadi mengatakan, fScoba Tea masuk kedalam faseCalon Perusahaan Pemula BerbasisTeknologi.

 

Baca Juga:  Menristek: Indonesia Bertekad Menyalip Vietnam


“Kegiatan utama pada fase ini biasanya adalah pengembangan produk dan persiapan menuju komersialisasi yang dilakukan dalam wujud pra- yang sebelumnya bernama CPPBT-PT yang telah rebranding dengan nama Startup Inovasi Indonesia akan tetap berkelanjutan, namun tertunda karena kondisi pandemi saat ini” Ujar Adrian. 

Namun begitu, upaya perhatian Kemenristek terhadap pelaku startup tidak terhalang Pandemi. Terkait dengan hal tersebut, Kemenristek/BRIN, akan mengadakan seri Webinar “Startup Merdeka di Era Pandemi” sebagai upaya mendukung startup Inovasi Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19 .

“Melalui kegiatan pembinaan dan juga untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan saran mengenai cara membangun bisnis Startup Inovasi Indonesia yang kuat terutama dalam kondisi pasca pandemi Covid 19 serta untuk membangun jejaring” Ujar Adrian.
 
“Kegiatan webinar yang telah terlaksana pada tanggal 27 Agustus lalu dan akan ada kelanjutan webinar series dengan menghadirkan berbagai narasumber yang memang berkecimpung di dunia startup” Tutur Adrian. (RO/OL-7)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land

Sinar Mas Land Luncurkan Rumah Tiga Fungsi di Grand Wisata

👤RO 🕔Senin 28 September 2020, 18:38 WIB
Tidak berhenti melakukan inovasi, Sinar Mas Land melalui Grand Wisata Bekasi memperkenalkan Garden...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Masyarakat Cenderung Simpan Duit ketimbang Ambil Kredit

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 28 September 2020, 13:50 WIB
BI melihat ada tiga faktor penyebab pertumbuhan kredit...
Antara/Muh Iqbal

Protes RUU Cipta Kerja, Buruh Bakal Mogok 3 Hari

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 28 September 2020, 13:05 WIB
Mogok dimulai pada  6 Oktober 2020 dan diakhiri pada saat sidang paripurna yang membahas RUU Cipta Kerja pada  8 Oktober...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya