Sabtu 05 September 2020, 23:35 WIB

7 September, Malaysia Tutup Pintu Masuk 23 Negara

Antara | Internasional
7 September, Malaysia Tutup Pintu Masuk 23 Negara

Antara
Ilustrasi: Petronas Tower di Kuala Lumpur, Malaysia. Negeri jiran itu memberlakukan lockdown karena virus korona.

 

Departemen Imigrasi Malaysia menutup pintu masuk warga pemegang visa jangka panjang dari 23 negara yang berisiko tinggi terhadap covid-19.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/297094-malaysia-berlakukan-lockdown-dua-pekan-begini-aturannya

Larangan tersebut disampaikan oleh Dirjen Imigrasi Departemen Imigrasi Malaysia, Dato' Indera Khairul Dzaimee Bin Daud dalam surat yang dikirim ke Kepala Imigrasi Negara Bagian dan Kepala Imigrasi Bandara KLIA, Sabtu (5/9).

Indera mengatakan Menteri Pertahanan Malaysia Kamis (3/9) sudah mengumumkan melarang masuk pemegang pas kunjungan jangka panjang bagi negara-negara yang mencatatkan kasus covid-19 melebihi 150.000 kasus.

Adapun negara-negara yang dilarang masuk adalah pemegang pas kunjungan jangka panjang dari Amerika Serikat, Brazil, India, Rusia, Peru, Colombia, Afrika Selatan, Meksiko, Spanyol, Argentina, Chili, Iran, Inggris, Banglades, Arab Saudi, Pakistan, Perancis, Turki, Italia, Jerman, Filipina dan Indonesia.

Mereka yang tidak diperkenankan masuk terdiri dari penduduk tetap (PR), visa program Malaysia My Second Home (MM2H) dan semua ekspatriat (pas profesional kategori I hingga III, Pas Residen Talent (RPT), Pas Kunjungan Pakar dan Pas Tanggungan (Dependent Pass), visa pelajar dan visa kunjungan sementara. "Larangan masuk juga turut melibatkan warganegara asing lain yang menjadi penduduk tetap atau mempunyai visa jangka panjang dari 23 negara. Izin masuk yang sudah dikeluarkan juga tidak terpakai," katanya.

Indera mengatakan pengecualian diberikan kepada diplomat di bawah perintah pengecualian. "Pengecualian juga diberikan bagi diplomat dan staf kedutaan yang belum mempunyai visa, masuk pertama atau penduduk negara lain seperti pemegang paspor PBB, WHO dan UNDP," katanya.

Kemudian kru pesawat, pelaut, pilot, kru penerbangan dengan syarat "general declaration", kru dan pekerja profesional industri minyak dan gas. "Arahan ini berlaku mulai 7 September 2020 di semua pintu masuk Malaysia," katanya. (OL-12)

Baca Juga

AFP/Handout / Azerbaijani Defence Ministry

Pertempuran Azerbaijan-Armenia Berlangsung Sengit di Hari Kedua

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 29 September 2020, 11:42 WIB
Kematian militer dan warga sipil telah dilaporkan dari kedua sisi, dalam eskalasi kekerasan terburuk sejak...
AFP/Luis ACOSTA

Korban Tewas Covid-19 di Dunia Lewati Angka 1 Juta

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 29 September 2020, 11:10 WIB
Kematian di Amerika Serikat (AS), Brasil, dan India mencapai hampir setengah dari jumlah...
AFP/Ozan Kose

Saudi Larang Impor Semua Produk Turki

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 29 September 2020, 11:07 WIB
Tahun lalu, kerajaan menghentikan impor tekstil dan makanan yang mudah rusak dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya