Sabtu 05 September 2020, 21:20 WIB

Menristek: Indonesia Bertekad Menyalip Vietnam

Antara | Ekonomi
Menristek: Indonesia Bertekad Menyalip Vietnam

Antara
Petani kopi.

 

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia bertekad meningkatkan produktivitas kopinya hingga merebut kembali posisi sebagai produsen kopi nomor nomor dua di dunia yang kini ditempati Vietnam.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/120937-gagal-panen-capai-90-petani-kopi-rugi-besar

"Peningkatan produksi kopi menjadi salah satu program ekonomi nasional mengingat 96 persen produk kopi Indonesia disumbang oleh perkebunan kopi rakyat," katanya saat menjadi pembicara utama dalam webinar bertema Indonesia Dalam Peta Kopi Dunia: Peluang dan Prospek, yang digelar oleh Pusat Kajian Gastrodiplomasi Center for Research in Social Sciences and Humanities (C-RiSSH) Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu (5/9) sore.

Menurutnya, jika produktivitas kopi naik maka dampak positifnya akan dirasakan oleh masyarakat, dari petani hingga pelaku usaha di bidang kopi karena saat ini rata-rata produksi kopi per tahun Indonesia mencapai 600 ribu ton dari 1,3 juta hektare lahan perkebunan kopi.

"Dari jumlah tersebut, 45 persen diserap pasar dalam negeri, dan sisanya diekspor," kata mantan Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Ketua Bappenas itu.

Ia mengatakan jumlah luasan kebun kopi Indonesia lebih luas dibandingkan Vietnam, namun Vietnam lebih maksimal mengembangkan kopi hingga menyalip Indonesia dan petani Indonesia masih menghadapi kendala pada lahan petani yang terbatas, dan masih menjadi tanaman sampingan saja.

"Masalah berikutnya adalah pada tahapan pascapanen, sehingga Kemenristek/BRIN melalui LIPI telah mengembangkan berbagai teknologi tepat guna untuk petani kopi," tuturnya.

Ia menjelaskan salah satu program bantuan teknologi tepat guna yang dimotori oleh LIPI dilakukan di Kabupaten Sumba Barat Daya dan program itu berhasil melahirkan produk kopi yang dinamakan Aroma Kopi Sumba yang berhasil menyabet gelar juara kopi nasional di tahun 2017 dan 2018 lalu.

"Saya berharap agar perguruan tinggi seperti Universitas Jember ikut berperan dengan membentuk konsorsium multidisiplin dalam meneliti kopi yang melibatkan banyak pakar dari berbagai disiplin keilmuan, agar pengembangan kopi Indonesia makin maju," katanya. (OL-12)

Baca Juga

DOK SINAR MAS

Sinar Mas Land Luncurkan Garden Hous

👤Ifa/S-2 🕔Selasa 29 September 2020, 06:00 WIB
Produk baru ini melengkapi beberapa klaster di Grand Wisata Bekasi, seperti O2 Essential Home dan O2+ Urban Pop yang dirilis pada tahun...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Pembelian SBN oleh BI Bisa Lanjut ke 2021

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 29 September 2020, 05:50 WIB
OJK siap memperpanjang masa restrukturisasi perbankan yang jatuh tempo tahun depan hingga 2022....
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Asing Lepas Saham BCA, Mandiri, BRI

👤Try/E-1 🕔Selasa 29 September 2020, 05:40 WIB
TIGA saham bank terbesar di Indonesia menempati urutan atas daftar saham yang dilepas investor asing dalam perdagangan pertama awal pekan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya