Sabtu 05 September 2020, 19:14 WIB

Positivity Rate Jakarta 13,1%, Jumlah Kasus Aktif Terus Naik

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Positivity Rate Jakarta 13,1%, Jumlah Kasus Aktif Terus Naik

DOK MI
Ilustrasi

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.292 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.248 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 842 positif dan 6.406 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 63.593. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 51.017," terangnya dalam keterangan resmi, Sabtu (5/9).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 10.178 (orang yang masih dirawat /isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 45.446 kasus.

Dari jumlah tersebut, total 33.991 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,8%, dan total 1.277 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,8%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 4,2%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,7%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. (R-1)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Adimaja

Anggota DPRD DKI Sebut Isolasi Mandiri di GOR Lebih Aman

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 25 September 2020, 10:32 WIB
Data per 23 September mencatat kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 4.812, persentase keterpakaiannya sudah sebesar...
MI/Heri S

Dinkes DKI: 26 RS Swasta akan Jadi Rujukan Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 25 September 2020, 10:24 WIB
Meski melakukan penambahan kapasitas tempat tidur rawat melalui penunjukkan RS-RS baru sebagai RS rujukan covid, Widyastuti tidak ingin...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

DKI Buka Rekrutmen Nakes Periode Kedua

👤Yanti Nainggolan 🕔Jumat 25 September 2020, 10:04 WIB
Terdapat enam tenaga kesehatan yang dibutuhkan yaitu dokter spesialis paru, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anestesi,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya