Sabtu 05 September 2020, 14:50 WIB

Pemerintah Carikan Rp5 Triliun untuk Protokol Kesehatan di Pilkada

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Pemerintah Carikan Rp5 Triliun untuk Protokol Kesehatan di Pilkada

MI/Pius Erlangga
Menko Polhukam Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengingatkan protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan ketat dan disiplin saat pelaksanaan Pilkada 2020.

Anggaran besar berikut tambahan Rp5 triliun untuk agenda konstitusional ini tidak boleh mendatangkan masalah besar yakni peningkatan jumlah pasien virus korona atau covid-19.

"Tak kurang Rp5 triliun tambahan dana. Kita sudah carikan dana dan sudah terpenuhi. Ini digunakan membiayai perlengkapan dan persiapan tambahan sebagai penunjang pelaksanaan Pilkada 2020 yang sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," kata Mahfud saat menyampaikan keynote speech dalam webinar bertajuk Pilkada dan Konsolidasi Demokrasi Lokal yang diselenggarakan oleh MMD Initiative, Sabtu (5/9).

Baca juga: Pencalonan Sekda Depok di Pilkada 2020 Diganjal Petahana

Pada kesempatan itu hadir Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz, dan Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Peeludem) Khoirunnisa.

Ia mengatakan serangkaian protokol kesehatan telah ditetapkan untuk dilaksanakan saat pilkada. Di antaranya, jumlah pemilih di TPS nanti dibatasi. Selain itu, waktu mencoblos akan terjadwal dan tidak serentak pada jam yang sama untuk mencegah terjadinya kerumunan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena pemilih yang datang serempak.

Selanjutnya, seluruh petugas TPS dilengkapi alat pelindung diri (APD) dan seluruh pemilih akan diberi sarung tangan. "Anggaran tambahan itu berarti pilkada harus sungguh-sungguh," tegasnya.

Pilkada 9 Desember 2020 digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37  (X=15)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Adimaja

Pinangki Tulis Surat Minta Maaf ke Hatta Ali dan Burhanuddin

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 30 September 2020, 13:24 WIB
Permohonan maaf Pinangki disampaikan melalui surat yang diberikannya secara langsung kepada wartawan usai menjalani sidang pembacaan...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Lewat Surat, Pinangki Minta Maaf ke Hatta Ali dan Burhanuddin

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 30 September 2020, 13:17 WIB
Pinangki mengaku tidak pernah menyebut nama Mantan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dan Jaksa Agung ST Burhanudin seperti yang didakwakan...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Kuasa Hukum Jelaskan Asal Usul Harta Pinangki

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 30 September 2020, 13:02 WIB
Hal itu disampaikan saat pembacaaan nota keberatan di Pengadilan Tipikor, PN Jakarta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya