Sabtu 05 September 2020, 06:20 WIB

Pabrikan Asing Siasati Layer Cukai

Ant/E-1 | Ekonomi
Pabrikan Asing Siasati Layer Cukai

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Faisal Basri, Ekonom senior Universitas Indonesia.

 

Ekonom senior Universitas Indonesia Faisal Basri menyatakan pabrikan rokok asing berskala global menahan produksinya agar terhindar dari membayar tarif cukai yang lebih tinggi.

Hal itu disebabkan struktur tarif cukai rokok di Indonesia yang masih menganut banyak lapisan (layer) memiliki celah untuk dimanfaatkan.  “Dia (perusahaan asing) tidak mau meningkatkan produksi sampai batas miliar layer-nya. Karena kalau layer-nya naik seperti Marlboro atau Djarum, mereka akan terkena cukai paling tinggi,” tegas Faisal dalam sebuah diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Melalui strategi ini, para pabrikan asing melakukan modifikasi penjualan dengan cara menurunkan jumlah batang dalam sebungkus rokok atau mendorong penjualan produknya secara eceran per batang sehingga tampak lebih murah.

Kepala Tim Riset Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia Teguh Dartanto menilai kebijakan cukai untuk mengendalikan konsumsi rokok memang tidak mudah dan membutuhkan konsistensi dalam implementasinya.

Saat ini pemerintah akan melakukan simplifikasi atau penyederhanaan struktur tarif cukai rokok yang masuk Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mendukung perjuang­an masyarakat petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menolak beragam upaya yang akan menggiring pemerintah memberlakukan simplifikasi penarikan cukai rokok pada 2021 mendatang.

“Sebagian besar masyarakat petani tembakau hidup di daerah perdesaaan. Dengan demikian, kebijakan simplifikasi penarikan cukai akan memberatkan petani tembakau,” papar Budi Arie Setiadi kepada pengurus APTI, kemarin, di ruang kerjanya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain, Ketua APTI Jawa Barat Suryana,  Ketua APTI Nusa Tenggara Barat (NTB) Sahmihuddin, dan pe­ngurus APTI NTB Samsurizal. (Ant/E-1)

Baca Juga

Dok. SOGO

Brand Make Up Asal Jepang Tambah Gerai Baru

👤MI 🕔Jumat 25 September 2020, 00:35 WIB
SEBAGAI leading department store di Indonesia, SOGO Department Store tidak berhenti untuk terus memanjakan para pelanggan...
Antara/Asep Fathulrahman

Kementrian ATR Berhasil Daftarkan 24 Juta Bidang Tanah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 25 September 2020, 00:35 WIB
Selain PTSL, Kementerian ATR bakal berfokus pada pelaksanaan Reforma Agraria. Sofyan juga mengatakan bahwa program ini terus dipantau oleh...
Dok. Pribadi

Industri Kuliner Rumahan Bergeliat Di Tengah Pandemi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 25 September 2020, 00:33 WIB
“Saya gunakan sebagian dari insentif pertama saya untuk membeli peralatan membuat kopi dari rumah dan Puji Tuhan saat ini saya sudah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya