Jumat 04 September 2020, 23:24 WIB

FHCI Gelar Mentoring bagi Karyawan asal Papua

Syarief Oebaidillah | Ekonomi
FHCI Gelar Mentoring bagi Karyawan asal Papua

Ilustrasi
BUMN

 

SEBANYAK 522 putra dan putri terbaik Papua telah di rekrut  di sejumlah BUMN, sebagai bagian dari program 1000 karyawan asal Bumi Cendrawasih  yang dicanangkan Presiden Jokowi sejak tahun lalu.

Perekrutan tahap pertama itu telah berjalan lancar dan untuk memastikan karyawan asal Papua telah mencapai karier yang baik, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) bersama dengan Kementerian BUMN, Yayasan Kitong Bisa, bersama dengan BNI, BRI, Pegadaian dan Pertamina melaunching sebuah program webinar  mentoring gratis untuk karyawan asal Papua

“Ini merupakan komitmen kami untuk mendukung program Presiden Joko Widodo, dan juga merupakan bentuk kontribusi kami untuk membangun Tanah Air,’’ kata ketua pelaksana mentoring bertajuk “ Mempertahankan Semangat kerja di Tengah Pandemi Covid-19”, Eko Kurniawan, Jumat (4/9).

Hadir dalam sesi mentoring itu, Direktur Freeport Indonesia, Claus Wamafma, Hadir pula Staf Khusus Presiden Indonesia, Billy Mambrasar, keduanya menjadi mentor Virtual, mewakili sosok Putra Papua yang telah sukses berkarir di sektor swasta.

Baca juga : MoU BP2MI dan PT Angkasa Pura II, Karpet Merah Pekerja Migran

 “Waktu itu tahun 2008, saat tahun pertama kali saya lulus dan bekerja sebagai seorang karyawan di perusahaan swasta, lalu terjadi krisis keuangan. Waktu itu saya sudah pasrah akan dipecat, akan tetapi saya tetap bekerja keras dan berprestasi, tidak terpengaruh keadaan yang terjadi. Puji Tuhan, prestasi saya dihargai oleh perusahaan tempat saya bekerja, dan malah jabatan saya dinaikkan,” ujar Billy Mambrasar Sairri bercerita kepada para peserta mentoring online tersebut.

Direktur Freeport Indonesia, Claus Wamafma menekankan kedisiplinan sebagai kunci utama sukses dalam mengejar karier hingga ke puncak. Dia berharap, anak-anak Papua yang telah berkarya di BUMN saat ini dapat fokus mengembangkan kemampuan soft skills-nya sehingga dapat sukses bertahan dalam kondisi apapun.

Sementara itu,  beberapa karyawan BUMN Asal Papua yang telah direkrut dan bekerja di Berbagai BUMN antara lain di Neil Aiwoy, dari PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, menyatakan bahwa dia ingin bekerja lebih keras lagi untuk membangun Tanah Papua.

“Saya ingin, bukan hanya saya membangun Listrik saja di Tanah Papua, akan tetapi saya dapat juga membangun Manusianya,’’ujar Neil Awoy Putra Asli Papua lulusan UGM ini dengan bangga.

Sarah Gabriella, putri asal Biak ini, menyatakan aspirasi dan karirnya untuk dapat menjadi seorang manager di perusahaan tempat dia bekerja.

“Saya ucapkan terimakasih saya, untuk Pak Jokowi dan Pak Erick Thohir, atas program perekrutan ini, dan semoga karya saya dapat membanggakan masyarakat Papua, bahkan seluruh Indonesia,’’ ujar Gabriella dalam video rilis yang diterima. ( RO/OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Kemenkeu Cegah Bambang Trihatmodjo ke Luar Negeri

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 18 September 2020, 16:35 WIB
Kemenkeu mencegah Bambang Trihatmodjo bepergian ke luar negeri lantaran memiliki permasalahan piutang negara kala dirinya menjadi Ketua...
Antara/Nurul Ramadhan

Teten: Gagal Transformasi UMKM, Pengangguran Bisa Meningkat

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 18 September 2020, 16:19 WIB
Pemulihan ekonomi nasional tidak bisa berjalan tanpa mendorong sektor UMKM. Mengingat, mayoritas pelaku usaha di Indonesia atau...
Antara

Kasus Kepailitan Ancam Industri Properti

👤Ihfa Firdusya 🕔Jumat 18 September 2020, 16:15 WIB
Selain kerugian bagi developer, permasalahan pailit yang mendera industri properti bisa merugikan dan berdampak signifikan pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya