Jumat 04 September 2020, 20:59 WIB

Mentan : Akan Ada Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Antara | Ekonomi
Mentan : Akan Ada Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

MI/Permana
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut akan ada tambahan alokasi pupuk bersubsidi pada musim tanam II, hal ini sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar hasil pertanian bisa sesuai dengan perencanaan.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/137333-syahrul-yasin-limpo-nongkrong-di-warung-kopi

"Alokasi pupuk kita pada musim tanam II diharapkan pada tingkat yang direncanakan, apalagi kemarin Bapak Presiden telah memerintahkan menambah pupuk bersubsidi yang ada, sesuai dengan perencanaan," kata Syahrul Yasin, dalam kunjungannya ke Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Jatim, Jumat (4/9).

Syahrul tidak menyebut secara rinci nilai penambahan itu, namun diharapkan bisa memenuhi beberapa daerah yang sebelumnya mengalami kekurangan pada musim tanam pertama.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy mengatakan, penambahan alokasi direncanakan mencapai volume 1 juta ton, dan menelan anggaran sekitar Rp3,14 triliun.

Ia berharap, dengan penambahan itu bisa memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi yang kurang di sejumlah wilayah Indonesia.

Sementara itu, PT Petrokimia Gresik sebelumnya telah mendapatkan penugasan penyaluran pupuk bersubsidi dari pemerintah sebesar 4,7 juta ton atau 59 persen dari total penugasan nasional sebesar 7.9 juta ton kepada Pupuk Indonesia. Sisanya, disalurkan oleh produsen pupuk anggota holding Pupuk Indonesia lainnya.

Direktur Utama Petrokimia Dwi Satriyo mengatakan, dalam penyaluran pupuk bersubsidi perusahaannya berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2020 Tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2020.

Sedangkan untuk memastikan penyaluran hingga ke daerah, lanjutnya, Petrokimia Gresik memiliki 77 orang Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. "Mereka rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3). kelompok tani, hingga aparat berwajib setempat," katanya. (OL-12)

Baca Juga

Dok. SOGO

Brand Make Up Asal Jepang Tambah Gerai Baru

👤MI 🕔Jumat 25 September 2020, 00:35 WIB
SEBAGAI leading department store di Indonesia, SOGO Department Store tidak berhenti untuk terus memanjakan para pelanggan...
Antara/Asep Fathulrahman

Kementrian ATR Berhasil Daftarkan 24 Juta Bidang Tanah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 25 September 2020, 00:35 WIB
Selain PTSL, Kementerian ATR bakal berfokus pada pelaksanaan Reforma Agraria. Sofyan juga mengatakan bahwa program ini terus dipantau oleh...
Dok. Pribadi

Industri Kuliner Rumahan Bergeliat Di Tengah Pandemi

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 25 September 2020, 00:33 WIB
“Saya gunakan sebagian dari insentif pertama saya untuk membeli peralatan membuat kopi dari rumah dan Puji Tuhan saat ini saya sudah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya