Jumat 04 September 2020, 11:19 WIB

Wapres Minta Permodalan Sektor UKM Diperkuat

Emir Chairullah | Ekonomi
Wapres Minta Permodalan Sektor UKM Diperkuat

Ist
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin meminta Kementerian Koperasi Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) membantu penguatan permodalan sektor Usaha Mikro Kecil (UMK).

Wapres berharap UKM, salah satunya yang berada di lingkungan pesantren, dapat menjadi pusat keuangan dan pusat ekonomi riil masyarakat di sekitarnya.

“Selain bansos (bantuan sosial), yang saya dorong itu bagaimana [penguatan] Kementerian Koperasi dengan lembaganya namanya LPDB, Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir. Ini kita perkuat supaya mereka membantu membiayai lembaga di pesantren-pesantren itu. Ini kita ingin kembangkan,” kata Wapres dalam keterangan pers, Jumat (4/9).

Baca juga: Mengentaskan Rentan Pangan di Kabupaten Lebak

Ma’ruf menjelaskan, bentuk konkret penguatan kelembagaan ini dapat dilakukan dengan penyederhanaan prosedur dalam pengajuan permodalan. Misalnya, dengan membangkitkan peran koperasi di daerah-daerah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang merupakan lembaga keuangan mikro dengan basis syariah.

“Selain Bank Wakaf Mikro, BMT, juga koperasi syariah akan terus dikembangkan. Lembaga keuangan syariah tersebut akan memberikan bantuan permodalan, dimana sebelumnya pinjaman diperoleh melalui bank, ke depan dapat dilakukan di lembaga keuangan syariah dengan persyaratan dan tahapan yang lebih mudah dan singkat,” paparnya.

Di sisi lain, Wapres menilai diperlukan juga penguatan pada para pelaku usaha dan usaha yang dijalankannya. Sebab, permodalan dan usaha dapat diibaratkan seperti dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan karena berjalan secara bersamaan.

“Bisnisnya ini harus dikembangkan, ditumbuhkan. Karena kalau lembaga-lembaga itu kan istilahnya itu bisnya, sedangkan penumpangnya adalah pengusaha-pengusaha ini, pebisnis-pebisnis ini. Karena itu pebisnis yang berbasis syariah harus ditumbuhkan. Sebab tidak mungkin semua berjalan tanpa bisnisnya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Wapres mengingatkan pentingnya peningkatan zakat dan sedekah kepada masyarakat yang berhak. Pasalnya, dampak ekonomi pandemi Covid-19 ini juga sangat dirasakan oleh masyarakat dengan ekonomi lemah atau yang dikenal dengan sebutan kaum duafa.

“Bantuan masyarakat berupa sedekah dari berbagai kalangan, baik perorangan maupun organisasi ini memang juga di dalam suasana pandemi ini sangat [penting]. Sedekah yang paling utama itu ketika dibutuhkan. Nah, pada saat ini memang masyarakat sangat membutuhkan sedekah itu, dan itu saya kira yang paling besar pahalanya, dan untuk meringankan mereka yang mengalami kemiskinan. Baik miskin lama maupun miskin baru,” pungkas Wapres.

Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyampaikan, LDII siap berkontribusi dalam membangkitkan Indonesia dari dampak pandemi covid-19.

Adapun beberapa upaya yang akan dilakukan LDII meliputi 8 program prioritas, di antaranya wawasan kebangsaan, pendidikan, kesehatan dan herbal, pertanian, pangan, energi terbarukan, teknologi digital dan ekonomi syariah.

Untuk itu, organisasi yang dipimpinnya telah melakukan banyak kerja sama dengan pihak-pihak terkait sebagai upaya menyukseskan 8 program prioritas tersebut.

“Pandemi covid-19 merupakan tantangan sangat besar bagi pemerintah, hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi LDII juga turut bertanggung jawab agar permasalahan bangsa ini segera terselesaikan dan Indonesia menjadi negara maju," tegasnya.

Chriswanto juga berharap kerja sama ini nantinya akan membawa persatuan di Negara Indonesia.

“Harapan kami dengan kerja sama ini tidak hanya pemberdayaan yang kita lakukan, akan tetapi juga sekaligus dalam rangka menjalin Ukhwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sesama tanah air), Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan karena kemanusiaan) di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

Dok. Kerastase

Kerastase Chronologiste Cegah Rambut Menua Dini

👤MI 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 02:35 WIB
BERDASARKAN riset internal, saat ini 42% wanita generasi milenial usia 25-34 tahun sudah memiliki kekhawatiran akan penuaan...
Dok. Modena

Modena Manjakan Pelanggan dengan Desain Sendiri

👤Gana Buana 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 02:10 WIB
DESAIN produk rumah tangga menawan tentu menjadi idaman setiap...
Antara/Indrianto Eko Suwarso

Sediakan Hunian Bagi MBR, Apartemen Transit Disiapkan

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:11 WIB
Hunian vertikal menjadi salah satu solusi dari keterbatasan lahan membangun hunian dan terus melonjaknya harga rumah tapak di kawasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya