Jumat 04 September 2020, 08:01 WIB

Adik Pinangki Terkait Penerimaan Suap dari Joko Tjandra

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Adik Pinangki Terkait Penerimaan Suap dari Joko Tjandra

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan tangan diborgol.

 

ADIK jaksa Pinangki Sirna Malasari, Pungki Primarini, disebut terkait dalam penerimaan suap dari Joko Tjandra. Hal itu diketahui dari pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis (3/9).

"Keterkaitannya adalah peristiwa Pinangki dalam proses ada beberapa pengecekan antarrekening. Mungkin dari rekening adiknya ke jaksa Pinangki atau jaksa Pinangki ke adiknya," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (4/9.

Adik jaksa Pinangki juga terkait dengan aset Pinangki. Namun, sejumlah fakta ini belum membuktikan adik Pinangki ikut menerima suap.

Baca juga: Penyidik Sebut Pinangki Bagi Rp500 Juta ke Anita Kolopaking

"Mengenai aset yang terkait adiknya, mungkin antarkakak dan adik," ujar Febrie.

Selain memeriksa adik jaksa Pinangki, penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) juga memeriksa Supervisor PT Astra International atau BMW Sales Operation Branch Cilandak Muhammad Nicky Rayan Lukman. Nicky diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Irfan Jaya (AIJ) dan Joko Tjandra.

Penyidik juga memeriksa saksi dari Pembina Koperasi Nusantara, Rahmat. Pihak swasta ini diperiksa untuk mengusut perkenalan Pinangki dengan Joko Tjandra.

Jaksa Pinangki ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap dari Joko Tjandra untuk mengurus fatwa di Mahkamah Agung (MA). Fatwa itu bertujuan membebaskan Joko Tjandra dari eksekusi Kejaksaan Agung atas kasus korupsi hak tagih Bank Bali.

Pinangki diduga menerima suap sebesar US$500 ribu atau setara Rp7 miliar.

Pinangki disangkakan melanggar Pasal 5 huruf b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, dengan hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda paling banyak Rp250 juta.

Teranyar, Pinangki dikenakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pinangki diduga menyamarkan uang suap yang diterimanya menjadi sejumlah barang mewah. (OL-1)

Baca Juga

Dok.MI

Polisi Tingkatkan Kasus Peretasan Tempo dan Tirto ke Penyidikan

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 22:05 WIB
Untuk pendalaman, pihaknya menunggu data dari pelapor dan hasil audit dari pihak...
MI/Ardi Teristi Hardi

Amien: Partai Ummat Akan Tegakkan Keadilan & Berantas Kezaliman

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 20:37 WIB
Bahwa hanya Negara yang mampu melakukan kezaliman kolosan tetapi sebaliknya pula hanya negara yang dapat menegakan kedilan secara...
ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Pelaksanaan Pilkada Rusak Semangat Penanganan Covid-19

👤Andhika prasetyo 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 20:05 WIB
LIPI menilai penyelenggaraan pilkada sangat bertentangan dengan upaya mencegah penyebaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya