Jumat 04 September 2020, 06:55 WIB

Halangi Penyelidikan, Kepala Desa Terancam Penjara 10 Tahun

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Halangi Penyelidikan, Kepala Desa Terancam Penjara 10 Tahun

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi - Tambang Ilegal

 

SEORANG kepala Desa Cit, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berinisial AD, 51, telah ditetapkan sebagai tersangka karena menghalang-halangi proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Gakkum KLHK.

Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera telah menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, 2 September 2020. Kasusnya segera disidangkan.

Baca juga: Tenaga Medis Diprioritaskan Terima Vaksin Covid-19

Kepala Seksi III Gakkum KLHK Wilayah Sumatera Hariyanto mengatakan bahwa Penetapan AD sebagai tersangka bermula dari pelaksaan Operasi Jaga Bumi Balai Gakkum Sumatera yang berhasil menangkap HS, 43, pelaku penambang ilegal di dalam kawasan Hutan Produksi Sungailiat Mapur dan HN 47.

"Saat petugas akan menyita barang bukti, AD bersama puluhan warga mendesak petugas untuk tidak membawa 3 excavator. Mereka juga mengintimidasi supir-supir 3 truk trailer yang akan mengangkut barang bukti. Mereka mengancam jika tetap masuk ke lokasi, trailer akan dibakar. Tindakan ini merupakan upaya menghalang-halangi dan/atau menggagalkan proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Penyidik KLHK," kata Haryanto dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).

Terkait dengan upaya menghalangi aparat penegakan hukum ini Penyidik Gakkum KLHK akan mempersangkakan AD dengan Pasal 102 Ayat1 Jo. Pasal 22 Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukum penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp5 miliar.

Menurutnya, penegakan hukum pidana terkait dengan menghalang-halangi dan/atau menggagalkan penyelidikan dan/atau penyidikan sebagaimana pasal 102 Ayat 1 Undang-undang No. 18 tahun 2013 ini pertama kali diterapkan oleh penyidik Gakkum KLHK.

"Untuk itu kasus hukum AD ini harus menjadi pembelajaran bagi pihak-pihak yang menghalang-halangi dan/atau mengagalkan aparat penegakan hukum yang sedang bertugas," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Irfan Anshori

Bawaslu Bubarkan Kampanye di Jatim dan Jateng

👤BN/AS/YH/N-1 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 05:45 WIB
Pelanggaran prokes pilkada terjadi di Kabupaten Gresik, Kota Pasuruan, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Mojokerto, serta...
ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Pasien Covid yang Dirawat kian Melandai

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 05:00 WIB
Kemenkes RI merilis pasien covid-19 yang masih dirawat di Jatim sebanyak 3.580 merupakan terendah jika dibandingkan dengan tiga provinsi...
PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO

Menyiapkan Wisata Premium Labuan Bajo

👤JL/Ant/N-2 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 04:30 WIB
Ia meminta penataan di kawasan wisata ini disesuaikan dengan kondisi alamnya sehingga terlihat natural bagi wisatawan yang akan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya