Jumat 04 September 2020, 06:49 WIB

PDIP Jelaskan Maksud Puan Maharani Minta Sumbar Dukung Pancasila

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
PDIP Jelaskan Maksud Puan Maharani Minta Sumbar Dukung Pancasila

MI/Susanto
Puan Maharani.

 

KETUA DPD PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman, menegaskan rumusan Pancasila dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, digali dari keanekaragaman ajaran agama, budaya dan adat istiadat di nusantara, termasuk dari Ranah Minang.

“Bung Karno (Soekarno) bahkan mengunjungi langsung dan berdialog dengan berbagai tokoh dari tanah Minangkabau, saat perumusan nilai-nilai dasar negara Pancasila ini. Salah satu butir Pancasila yang berasal dari nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Minangkabau, terangkum dalam Sila ke-4 yang berbicara tentang musyawarah dan mufakat,” ungkap Alex dalam pernyataan tertulis, Kamis (3/9).

Baca juga: Pemerintah Minta Paslon tidak Buat Acara Berkerumun

Alex mengatakan hal itu terkait dengan pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani, yang sempat jadi kontroversi bagi masyarakat Minangkabau.

Pernyataan itu, menurutnya disampaikan Puan Maharani dalam rapat internal partai. Pesertanya seluruh pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pada rapat internal yang digelar Rabu (2/9) itu, kebetulan bersifat terbuka yang bisa diikuti secara virtual.

“Mbak Puan sebenarnya tengah menugaskan kami, jajaran pengurus PDI Perjungan di Sumatera Barat, untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila terutama soal musyawarah dan mufakat yang berasal dari kearifan lokal masyarakat Minang. Inilah pesan dan harapan Mbak Puan,” tegas Alex.

Ditegaskan Alex, salah satu agenda rapat virtual itu, mengumumkan pasangan kepala daerah yang akan diusung PDI Perjuangan pada pemilihan serentak 2020 di Indonesia termasuk di dua kota, 11 kabupaten dan tingkat provinsi di Sumbar.

Saat itu, PDI Perjuangan mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar beserta calon kepala daerah di Kabupaten Solok, Tanahdatar dan Pesisir Selatan beserta sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

Disebutkan Alex, Puan Maharani itu adalah salah seorang tokoh nasional dari trah langsung Bung Karno. Dia juga putri dari Taufik Kiemas, yang memiliki gelar adat Datuk Basa Batuah dari Kanagarian Sabu, Batipuh Ateh, Tanahdatar. Ibunya, Megawati Sukarnoputri juga dianugerahi gelar adat, Puti Reno Nilam.

Baca juga: Lanjutan Sidang Etik Firli Bahuri Digelar Hari Ini

Alex berharap, masyarakat Sumatera Barat memahami suasana kebathinan rapat internal partai yang digelar secara terbuka itu.

“Ranah Minang adalah bumi Pancasila. Tidak mungkin memisahkan Pancasila dan Minangkabau beserta tokoh-tokohnya terhadap perjalanan bangsa ini,” tegas Alex. (OL-6)

Baca Juga

DOK. POLRI

Polri: Belum Ada Pelaporan UI Soal Dugaan Fitnah Politikus PKS

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 23 September 2020, 13:02 WIB
Almuzzammil sendiri dilaporkan karena dianggap telah melakukan fitnah, pembunuhan karakter, dan kebohongan publik terkait pendidikan seks...
Dok Setwapres RI

Wapres: Pemahaman Kebangsaan di Tubuh NU Relatif Matang

👤 Indriyani Astuti 🕔Rabu 23 September 2020, 12:43 WIB
Wapres memaparkan tantangan-tantangan yang kemungkinan akan dihadapi NU mulai dari penguasaan teknologi, ekonomi, hingga...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Jaksa Pinangki Didakwa Terima Suap US$500 Ribu dan Pencucian Uang

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 23 September 2020, 12:33 WIB
Uang suap yang diterima Pinangki, imbuh jaksa, ditujukan untuk mengurus fatwa MA agar pidana Joko Tjandra terkait perkara pengalihan hak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya