Kamis 03 September 2020, 22:28 WIB

RSUD Cengkareng dan Pasar Minggu sudah tidak Terima Pasien Umum

Selamat Saragih | Megapolitan
RSUD Cengkareng dan Pasar Minggu sudah tidak Terima Pasien Umum

MI/IMMANUEL ANTONIUS
RSUD Cengkareng tidak lagi menerima pasien umum dan hanya khusus covid-19.

 

KEPALA Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, RSUD Pasar Minggu di Jakarta Selatan dan RSUD Cengkareng di Jakarta Barat, tidak melayani perawatan pasien bukan penderita covid-19 mulai pekan depan.

Sebab, kedua rumah sakit itu akan dijadikan rumah sakit khusus penanganan covid-19. Saat ini pelayanan pasien masih dibagi dua yakni satu gedung untuk pasien covid-19 dan gedung lainnya diperuntukkan pasien non-covid-19.

Baca juga:Pasien Covid-19 Tewas Setelah Lompat dari Lantai 13 RSUI Depok

"Contohnya RSUD Cengkareng ada bangunan terpisah yakni satu khusus pasien covid-19 dan gedung satu lagi perawatan pasien umum. Tapi pekan depan sudah tidak bisa menerima pasien umum, menjadi full (pasien) covid-19 di (RSUD) Pasar Minggu dan Cengkareng," kata Widyastuti saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (3/9).

Widya menjelaskan, pasien non-covid-19 di kedua rumah sakit itu akan dipindahkan ke rumah sakit lain di sekitarnya guna mendapatkan perawatan medis.

"Pasien umumnya nanti harus dipindahkan dan assessment ke rumah sakit lain. Kami akan melakukan pemetaan per kota untuk penguatan jejaring di rumah sakit sekitarnya," ujar Widya.

Proses pemindahan pasien non-covid-19 diharapkan bisa dilakukan secepatnya agar perawatan medis tidak terputus.

"Terutama bagi pasien atau kasus tertentu yang membutuhkan pelayanan secara terus menerus karena tidak boleh putus. Ini kan harus kami lakukan proses pemindahan yang membutuhkan waktu tidak dalam waktu cepat, kami siapkan proses pemindahannya," ujar Widya.

Tidak hanya menyediakan rumah sakit khusus covid-19, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan regulasi agar seluruh pasien covid-19 bisa diisolasi di rumah sakit maupun tempat yang disediakan pemerintah.

Dengan begitu, lanjutnya, nanti tidak akan ada isolasi mandiri bagi pasien covid-19 meski hanya bergejala ringan atau tanpa gejala.

Pertimbangan peniadaan isolasi mandiri di rumah karena ditemukannya klaster rumah tangga. Fakta lainnya adalah ada pasien isolasi mandiri yang tidak melaksanakan prosedur dengan baik dan benar.

Baca juga: Simulasi Protokol Kesehatan di Tempat Hiburan Malam Akan Dilakukan

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta bakal sepenuhnya bertanggungjawab mengisolasi pasien di lokasi yang telah ditentukan, baik di rumah sakit maupun Wisma Atlet.

Sedangkan ketersediaan tempat tidur bagi pasien covid-19 di Jakarta telah terisi lebih dari 70%. Padahal, idealnya kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan hanya terisi di bawah 60%. (Ssr/A-3)

Baca Juga

 BAY ISMOYO / AFP

Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 70 Ribu

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 26 September 2020, 17:54 WIB
Kasus aktif di Ibu Kota per hari ini (26/9) sudah menembus angka 13.155. Adapun total jumlah kasus terkonfirmasi sudah mencapai 70.184...
Medcom.id/Hendrik

Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Terdorong Birahi

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 26 September 2020, 16:30 WIB
EFY dinilai juga melakukan pemerasan kepada korban, LHI untuk mendapatkan uang...
Antara/M Risyal Hidayat

Anies Klaim Kasus Covid-19 Melandai, Epidemiolog: Belum Stabil

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 26 September 2020, 15:51 WIB
Meski terjadi penurunan kasus aktif covid-19 di Ibu Kota menjadi 12%, namun epidemiolog memandang penurunan itu bersifat sementara. Sebab,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya