Kamis 03 September 2020, 17:48 WIB

Merck Bantu Eijkman Percepat Penelitian Vaksin Covid-19

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Merck Bantu Eijkman Percepat Penelitian Vaksin Covid-19

AFP
Ilustrasi peneliti yang memegang calon vaksin covid-19.

 

PERUSAHAAN farmasi asal Jerman, Merck, mendukung Lembaga Biologi Molecular Eijkman untuk mempercepat penelitian vaksin di Indonesia.

Dukungan itu berupa donasi peralatan dan material riset senilai Rp1,2 miliar. Diketahui, Eijkman tengah mengembangkan vaksin covid-19 berdasarkan strain virus yang ada di Indonesia. Upaya itu bekerja sama dengan beberapa lembaga riset lain.

Presiden Direktur PT Merck Chemicals and Life Sciences, Christopher Thomas, mengatakan pihaknya senang dapat berkontribusi terhadap upaya Indonesia melawan covid-19.

Baca juga: Erick Thohir: 1,5 Juta Tenaga Medis Jadi Prioritas Penerima Vaksin

"Merck memberikan solusi bagi ilmuwan untuk mendeteksi dan mengkarakterisasi virus. Serta, mengembangkan vaksin dan terapi. Upaya yang dilakukan Lembaga Eijkman sangat penting dan kami berkomitmen untuk mendukungnya," ujar Christopher dalam media briefing secara daring, Kamis (3/9)

Merck mendonasikan reagents dan consumable untuk membuat Viral Transport Medium (VTM), yakni media tabung penyimpanan sampel dari uji swab pasien covid-19.

VTM berfungsi menjaga kualitas sampel yang mengandung virus dari tempat pengambilan uji swab, seperti klinik rumah sakit, ke laboratorium.

Baca juga: Update Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah 2.084 Orang

"Merck juga mendonasikan RiOs Essential Water Purification System. Itu sistem purifikasi air ideal untuk laboratorium yang membutuhkan produksi konstan air murni tipe-3 kualitas tinggi,” papar Christopher.

“RiOs Essential mengintegrasikan teknik pemurnian air lengkap. Termasuk pre-treatment dan membran reverse osmosis (RO) berkinerja tinggi," imbuhnya.

Merck juga mendonasikan Magpix yang terdiri dari Luminex dan MILLIPLEX MAP, yaitu sarana pendukung riset imunologi untuk mempelajari dinamika covid-19 dalam sampel pasien.

Baca juga: Kunjungi Tiongkok dan UEA, Menlu: Amankan Stok Vaksin

Kepala Lembaga Eijkman Amin Soebandrio mengatakan pihaknya memprioritaskan upaya percepatan pengembangan vaksin covid-19. Sehingga, dapat memutus rantai penyebaran covid-19 di Indonesia.

"Dukungan mitra internasional dan peralatan, serta perlengkapan riset yang mumpuni, sangat membantu percepatan riset. Kami sangat mengapresiasi dukungan Merck," jelas Amin.

Saat ini, proses pembuatan vaksin sampai pada tahap pembuatan sub unit protein sebagai platform yang terpilih. Secara keseluruhan, proses pembuatan vaksin membutuhkan waktu bertahun-tahun. Namun, Eijkman berupaya membuat benih vaksin hanya dalam waktu satu tahun.(OL-11)

 

Baca Juga

Dok.ist.

Pelajaran Sejarah akan Tetap Ada di dalam Kurikulum

👤mediiaindonesia.com 🕔Sabtu 19 September 2020, 21:11 WIB
Totok Prayitno mengatakan penyederhanaan kurikulum masa tahapan awal karena membutuhkan proses dan pembahasan yang...
Ist

Indonesia Diharap Kembali Terdepan dalam World Cleanup Day 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 19 September 2020, 20:09 WIB
Indonesia kembali menjadi yang terdepan bagi kegiatan ini di dunia.Sejak dua tahun berturut-turut, 2018-2019, Indonesia menjadi negara yang...
Antara/Maulana Surya

FSGI Pertanyakan Rencana Kemendikbud Hapus Pelajaran Sejarah

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 19 September 2020, 19:34 WIB
"Menghilangkan mata pelajaran sejarah di SMK itu juga kami pertanyakan. Kenapa ? Karena itu sama saja menjadikan anak-anak SMK hanya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya