Kamis 03 September 2020, 17:31 WIB

Hotel di Kupang Tarik Kembali Karyawan yang Dirumahkan

Palce Amalo | Nusantara
Hotel di Kupang Tarik Kembali Karyawan yang Dirumahkan

MI/ Akhmad Saufa
ilustrasi hotel.

 

Sejumlah hotel di Kota kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai menarik kembali karyawan yang sebelumnya dirumahkan akibat pandemi korona. General Manager Hotel Aston Kupang Deddy S Thalib menyebutkan selama pandemi sebanyak 70% dari 118 karyawan dirumahkan telah dipanggil kembali.

"Sekarang semua staf sudah masuk dan bekerja seperti biasa namun tetap mengikuti jadwal dari tiap departemen," katanya.

Menurutnya selama sejumlah karyawan dirumahkan, seluruh HOD, SPG dan shift leader turun untuk membantu operasional di lapangan. Selain itu, selama pandemi pula, sejumlah karyawan dari luar daerah memilih pulang ke daerahnya masing-masing.

Baca Juga: Karyawan yang Dirumahkan Berhak Mendapat Biaya Hidup Layak

"Beberapa mendapat tawaran kerja dengan kenaikan jabatan di beberapa hotel di Kota Kupang maupun luar Kota Kupang," ujarnya.

Menurutnya, dipanggilnya kembali karyawan yang dirumahkan, setelah tingkat hunian hotel mulai membaik. Mulai Juli 2020 tingkat hunian hotel Aston Kupang antara 50%-60%. "Kami masih mengandalkan tamu pemerintahan dan grup," tambah Public Relation Office Aston Kupang, Leonora Agatha.

Kadis Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT Silvia Pekujawang mengatakan pemanggilan kembali karyawan oleh perusahaan untuk kembali bekerja bergantung dari kesepakatan internal di perusahaan. "Kalau ada pengaduan persoalan ketenagakerjaan, kami akan fasilitasi seusai dengan regulasi," ujarnya. (PO/OL-10)

Baca Juga

Ilustrasi

Kini Riau Masuk Tiga Besar Penyebaran Covid-19 di Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 08:51 WIB
Kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19  di Provinsi Riau hingga Rabu (30/9) malam meningkat tajam hingga mencapai 352 kasus....
MI/Martinus solo

100 Warga Kota Sorong Terjaring Razia Masker

👤Martinus Solo 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 08:47 WIB
Mereka yang terjaring razia, sekitar 50 orang memilih membayar sanksi denda sebesar...
ANTARA/Oky Lukmansyah

Ada Perbedaan Keterangan Luas Lahan Aset Pemkab Manggarai Barat

👤John Lewar 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 08:15 WIB
Adam Djudje mantan staf desa di Labuan Bajo mengklaim tanah milik Pemkab Manggarai Barat hanya 5 hektare yang diserahkan oleh adat. Namun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya