Kamis 03 September 2020, 17:28 WIB

BNPB Operasikan Tujuh Helikopter Atasi Karhutla di Kalsel

Denny Susanto | Nusantara
BNPB Operasikan Tujuh Helikopter Atasi Karhutla di Kalsel

MI/Dwi Apriani
Tiga helikopter disiagakan untuk mengatasi karhutla di Sumatra Selatan. Hal sama juga dilakukan BPBD Kalimantan Selatan untuk cegah karhutla

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengoperasikan dua helikopter patroli dan lima helikopter water boombing untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Kondisi kemarau basah menyebabkan status karhutla di Kalsel dinyatakan aman. Kamis (3/9), helikopter water boombing tipe MI 8 MTV 1 tiba di bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru. Helikopter yang diawaki pilot asal Rusia ini akan membantu pemadaman karhutla bersama empat helikopter water boombing dan dua helikopter patroli yang sudah lebih dulu beroperasi di Kalsel.

"Saat ini total ada tujuh helikopter yang dioperasikan di Kalsel," ungkap Kepala Seksi Pengendalian dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Sahrudin. 

Dikatakan Sahrudin status karhutla di Kalsel masih tergolong aman dan terkendali mengingat sebaran titik api tidak terlalu banyak karena pengaruh kondisi kemarau basah, dimana hujan masih turun di beberapa daerah. Namun keberadaan helikopter ini sangat diperlukan untuk membantu pemadaman kebakaran yang terjadi di daerah jauh dan sulit dijangkau. Termasuk daerah perbukitan dan pegunungan akibat aktivitas pembukaan lahan pertanian (ladang). 

"Satgas darat Manggala Agni bersama TNI-Polri dan instansi terkait lainnya juga cukup siap mengatasi karhutla," tuturnya.

baca juga: Wilayah Rawan Karhutla di NTT Meluas

Berdasarkan data BMKG Kalsel dalam dua hari terakhir tidak ada titik api muncul di wilayah Kalsel. Sebelumnya titik api banyak terpantau di wilayah Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Banjar dan Tanah Laut. Lebih jauh dikatakan Sahrudin, selain ancaman karhutla wilayah
Kalsel juga rentan terjadi bencana banjir. Seperti yang melanda Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, hujan deras pada Rabu (2/9) menyebabkan Sungai Satui meluap dan merendam lebih dari 100 rumah warga setempat. (OL-3)

Baca Juga

Antara

Pesantren Kiblat Solusi Pendidikan Nasional Masa Covid-19

👤Bagus Suryo 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:48 WIB
"Pesantren bisa menjadi solusi dan memberikan jalan keluar di tengah keterbatasan yang dimiliki," tegas Panglima Santri Muhaimin...
Ilustrasi

Gubernur Sumut Minta Usut Preman yang Serang Satgas Covid-19

👤Yoseph Pencawan 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 00:36 WIB
Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi minta kepolisian untuk menindak para preman yang menyerang Satgas Covid-19 Mebidang saat menggelar...
ANTARA/Zabur Karuru.

Ada Pasar Burung dan Batu Akik di Bekas Lokalisasi Dolly

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 23:20 WIB
Sentra Pasar Burung dan Batu Akik luas 840 meter persegi yang diresmikan pada Rabu (21/10) merupakan usulan dari warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya