Kamis 03 September 2020, 15:35 WIB

UGM Tidak Pungut Sumbangan Jalur Mandiri

Syarief Oebaidillah | Humaniora
UGM Tidak Pungut Sumbangan Jalur Mandiri

MI/Agus Utantoro
Ilustrasi. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

 

Pembukaan jalur mandiri bagi kalangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kerap menuai sorotan publik. Pasalnya, program ini dinilai menjadi ajang 'komersialisasi' kampus mengambil kesempatan memungut biaya tinggi bagi calon mahasiswa.

Jika terbukti benar, kondisi ini tentu dapat memantik kekhawatiran para orang tua mengingat banyak masyarakat ekonominya yang kesulitan akibat terkena dampak pandemi covid-19 yang masih meninggi dan menghantam berbagai sektor kehidupan sehari hari.

Baca juga: Diluncurkan, Platform Praktik Promosi Gizi Baik di Sekolah

Menanggapi hal tersebut Kepala Humas dan Protokol Universitas Gajah Mada (UGM) Iva Ariani menegaskan pihaknya tidak memungut sumbangan institusional di jalur mandiri.

"Semua menggunakan skema uang kuliah tunggal atau UKT yang ditentukan berdasarkan program studi (prodi), besar penghasilan orang tua, jadi masing-masing mahasiswa berbeda. Ini mengacu pada SK Rektor UGM, " ungkap Iva Ariani menjawab Media Indonesia, Kamis ( 3/9).

Menyinggung upaya keringanan bagi mahasiswa baru jalur mandiri di tengah pandemi, Iva mengutarakan, pihaknya menjalin kerja sama dengan BNI Syariah.

"Di sini mahasiswa baru bisa menggunakan skema cicilan, namun untuk mahasiswa baru karena belum masuk ke sistem kemahasiswaan mesti datang langsung ke pihak bank," pungkasnya.(H-3)

Baca Juga

Dok UI

Dianggap Fitnah UI, Politikus PKS Diminta Mundur dari DPR

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 20 September 2020, 21:50 WIB
Desakan ini berdasarkan surat resmi dari 12 perwakilan pengajar UI yang disampaikan kepada Rektor UI Ari...
Antara

Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Peringatkan Daerah

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 September 2020, 21:45 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas lebat disertai kilat dan angin kencang masih...
Antara

BNPB : 98.649 Jiwa Terdampak Banjir di Kalimantan Barat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 September 2020, 21:20 WIB
BANJIR yang merendam 11 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat telah berangsur surut dan kini tinggal tiga kecamatan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya