Kamis 03 September 2020, 15:18 WIB

Sudah Jalankan Kostratani, Kepala BPPSDMP Puji BPP Gunungsugih

mediaindonesia.com | Ekonomi
Sudah Jalankan Kostratani, Kepala BPPSDMP Puji BPP Gunungsugih

DOK KEMENTAN

 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, memuji BPP Gunungsugih, Lampung Tengah. Alasannya, BPP Gunungsugih sudah menjalankan fungsi Kostratani.

Pujian disampaikan Dedi Nursyamsi saat launching Model BPP Kostratani di BPP Gunungsugih, Kamis (3/9). Dedi Nursyamsi juga memuji Bupati Lampung Tengah yang dinilainya sangat serius membangun pertanian.

"Bupati Lampung Tengah luar biasa,  supportnya bukan basa basi. Buktinya ada anggaran bantuan untuk wifi. Dan itu penting buat Kostarani yaitu untuk kepentingan IT. Bupati juga mendukung KWT, bahkan menyediakan pasar untuk KWT," katanya.

Baca Juga: Kementan Perkuat Peran Kostratani Sebagai Pembangunan Pertanian

Menurut Dedi, support ini membuatnya semakin yakin pembangunan pertanian di Lampung Tengah berhasil.

"Saya dapat informasi bahwa BPP Gunungsugih bisa menjadi Model BPP Kostratani di Lampung,  bahkan bisa menjadi percontohan di wilayah lainnya. Karena, BPP Gunungsugih sudah menjalankan fungsi Kostratani," tutur Dedi.

Dijelaskan Dedi, BPP Gunungsugih sudah ada tempat pembelajaran, ada wisata edukasi, sebagai pusat konsultasi juga sudah berjalan.

"Bahkan, ada UMKM yang membangun empon empon, dari budidaya sampai menjual. BPP Gunungsugih juga sudah bekerja sama dengan offtaker yang akan menampung produk-produk petani, dan telah menjalin kemitraan," katanya.

Produktivitas di Lampung Tengah pun tak lepas dari perhatian Dedi. Lampung Tengah bisa menghasilkan padi 7 ton per ha di lahan sawah tadah hujan.

Baca Juga: Kementan Canangkan Strategi Pembangunan Pertanian di Kostratani

"Itu dari lahan sawah tadah hujan. Bayangkan bila dilakukan di daerah irigasi, pasti lebih keren lagi. Dan ini berkat peran dari petani, poktan, KWT,  dan juga penyuluh. Tapi tetap kita berharap produksi ditingkatkan menjadi 8 ton per hektare pada tahun depan," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Tengah, Khresna Rajasa, mengatakan kondisi ini yang diharapkan.

"Kita ingin ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar bisa sejalan. kita juga menggunakan IT untuk berjalan. Dan kita harapkan ada peningkatan produktivitas untuk padi,  untuk hortikultura akan bergerak bersamaan. ini yang kita harapkan," katanya.

Menurut Khresna, salah satu yang membuat BPP Gunungsugih maju adalah karena jaringan yang baik.

"Gunungsugih adalah ibukota Lampung Tengah. Jadi secara jaringan internet lebih baik, selain itu SDM yang dimiliki memadai, dan kita gembira Kementan menyambut ini dan ini menjadikan BPP Gunungsugih sebagai BPP Model Kostratani nasional," ujarnya.

Sesangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan Kostratani dihadirkan untuk memaksimalkan pertanian.

"Kostratani hadir untuk meningkatkan pertanian. Termasuk mengembangkan kualitas SDM.  Oleh sebab itu, keberadaan Kostratani harus dimanfaatkan," ujarnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

Ist

OJK Turut Berperan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 19:43 WIB
Hingga 7 September 2020 restrukturisasi kredit perbankan yang dilakukan OJK telah mencapai Rp884,46 triliun yang diterima oleh 7,38 juta...
Ilustrasi

618.588 Pekerja Bakal Terima BSU Tahap V

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 18:38 WIB
Data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap V mencapai 618.588 orang. Data itu diperoleh dari BPJamsostek pada 30 September...
Ist/Kementan

Bidik Pasar Malaysia dan Brunei, Kapuas Ditopang Kostratani

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 18:30 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian terus mengalami transformasi seiring dengan penerapan teknologi digital di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya