Kamis 03 September 2020, 15:15 WIB

Bupati Lampung Tengah: Program Kostratani Fasilitasi Kepentingan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Bupati Lampung Tengah: Program Kostratani Fasilitasi Kepentingan

Ist
Kepala BPPSDMP, Kementan, Dedi Nursyamsi dan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto.

 

GERAKAN Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) resmi hadir di Lampung Tengah. Gerakan ini dikumandangkan kembali Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, kepada Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, pada Kamis (3/9).

Kehadiran Kostratani dinilai telah menjadi pemicu semangat pertanian khususnya di wilayah Lampung Tengah.

“Kami sambut baik kehadiran program pemberdayaan SDM Pertanian melalui Kostratani, apalagi 70% lebih masyarakat Lampung Tengah, berprofesi sebagai petani”, papar Loekman.

Dijelaskannya, tidak hanya penyuluh dan petaninya yang didorong, namun termasuk KWT (Kelompok Wanita Tani) yang  juga masuk dalam struktur kepengurusan PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di bawah binaan Istri Bupati Lampung Tengah selaku ketua penggerak PKK. 

“Selain Penyuluh dan Petani termasuk juga KWT yang saya dorong perkembangan nya, bahkan sudah dibuka sembilan pasar di tiap kecamatan di wilayah kerja kami untuk menjual produk hasil produksi dari KWT yang lahannya menggunakan lahan pekarangan”, ujar Loekman.

Loekman menambahkan, Program Kostratani yang pusat gerakan nya ada di Kecamatan ini sejalan dengan program peningkatan kesejahteraan petani yang ada di Lampung Tengah, bahkan ini lebih mendekatkan dan memfasilitasi semua kepentingan petani.

Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengapresiasi perhatian yang besar dari Bupati Lampung Tengah di Bidang Pertanian. 

“Mentan Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi pembangunan pertanian di Lampung Tengah, khusus nya Kelompok Wanita Tani (KWT) di Lampung Tengah, Mentan berharap ini dapat menginspirasi di tingkat nasional”, tegas Dedi. 

Menurut Dedi, untuk membangkitkan pertanian, melalui peningkatan produksi pertanian, kita harus mulai dari level paling bawah. yaitu dari sawah, kebun, ladang, kemudian dari desa, kampung, dan kecamatan. “BPP Kostratani hadir untuk itu. Untuk meningkatkan pertanian dari level kecamatan,” tuturnya.

Dedi menjelaskan untuk menjadikan BPP Kostratani sebagai yang terdepan, dibutuhkan SDM-SDM yang berkualitas.

“Peecuma kita punya senjata canggih dan mematikan jika tidak ada penembaknya. Artinya SDM sangat besar peranannya. SDM di pertanian sendiri adalah petani, poktan, gapoktan, penyuluh, praktisi pertanian dan masih banyak lagi”, tegas Dedi.
 
Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan keberadaan Kostratani harus dimanfaatkan dengan baik.

“Karena Kostratani bukan hanya sebagai tempat data dan informasi. Kostratani juga menjadi tempat untuk berkonsultasi dan belajar petani. Mereka bisa mencari tahu apa yang butuhkan untuk meningkatkan produktivitas,” katanya. (OL-09)

Baca Juga

Antara

Pemerintah Berupaya Tingkatkan Konsumsi Karet Alam Domestik

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 24 September 2020, 14:25 WIB
Indonesia bersama dua negara produsen karet alam lainnya berkolaborasi meningkatkan konsumsi karet alam domestik yang terpukul akibat...
Antara

Bisnis Perhotelan Terpukul, PT HIN Ubah Strategi Pemulihan Operasi

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 24 September 2020, 14:16 WIB
PT Hotel Indonesia Natour (PT HIN) Persero. segera mengubah strategi untuk memulihkan pendapatan...
Antara

Kekhawatiran Terhadap Covid-19 Tekan Usaha Ritel dan Mamin

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 24 September 2020, 14:06 WIB
Berdasarkan hasil survei Mandiri Institute, pembatasan sosial dan kekhawatiran konsumen atas penyebaran covid-19 telah menekan usaha ritel...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya