Kamis 03 September 2020, 13:20 WIB

Keluar dari WHO, Gedung Putih Tolak Bayar Tunggakan USD62 Juta

Faustinus Nua | Internasional
Keluar dari WHO, Gedung Putih Tolak Bayar Tunggakan USD62 Juta

AFP/MANDEL NGAN
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (2/9) bahwa AS tidak akan membayar lebih dari USD62 juta untuk iuran kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). AS justru akan menggunakan uang itu untuk membayar kontribusi lain ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Keputusan itu menyusul pengumuman Trump pada bulan Juli bahwa AS mundur dari WHO efektif Juli 2021. Kemudian dia menginstruksikan pemerintahannya untuk menghentikan pendanaan dan kerja sama dengan badan tersebut.

Pada saat pengumuman, AS telah membayar sekitar USD52 juta dari iuran tahun 2020 yang totalnya sebesar USD120 juta. Sisanya akan dialihkan pada badan PBB lain, meski belum diketahui secara rinci badan organisasi dunia yang akan menerimanya.

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi pada Jaksa ICC

Meskipun melanjutkan penarikan diri dari keanggotaan, pejabat administrasi mengatakan selama satu tahun ke depan AS akan terus berpartisipasi. Washington akan berkontibusi dalam pertemuan teknis, program dan kebijakan WHO tertentu yang memiliki pengaruh langsung pada kepentingan kesehatan, komersial, dan keamanan nasional AS.

"Kami akan mempertimbangkannya berdasarkan kasus per kasus," kata Deputi Asisten Menteri Luar Negeri untuk Organisasi Internasional Nerissa Cook.

Ada pun, menahan sekitar USD62 juta menjadi bagian penting untuk menarik diri dari organisasi tersebut karena penanganan pandemi virus covid-19. Seperti diketahui, AS menuduh bahwa badan tersebut telah dipengaruhi Beijing.

Selain menolak untuk membayar iuran, Gedung Putih juga mengumumkan AS tidak akan berpartisipasi dalam proyek WHO untuk mengembangkan dan mendistribusikan vaksin covid-19 bersama. (AlJazeera/OL-14)

 

Baca Juga

DOK MI

Angka Kematian Global Covid-19 Capai 953.025

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 20 September 2020, 17:30 WIB
Amerika Serikat adalah negara terparah dengan 198.597 kematian dari 6.725.044 kasus. Sedikitnya 2.556.465 orang telah dinyatakan...
AFP/Jack TAYLOR

Demonstran Thailand Tuntut Reformasi Monarki, Pasang Plakat Rakyat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 20 September 2020, 13:05 WIB
Plakat baru itu menampilkan tanggal 20 September 2020, diikuti pernyataan, "Rakyat Thailand menegaskan bahwa negara ini adalah milik...
AFP/ Samuel Corum/Getty Images

Trump Janji Tunjuk Hakim Perempuan sebagai Pengganti Ginsburg

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 20 September 2020, 12:18 WIB
Saingan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, menegaskan keputusan penggantinya harus menunggu sampai setelah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya