Kamis 03 September 2020, 08:59 WIB

KPK Kembali Sita Lahan Terkait Kasus Nurhadi

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
KPK Kembali Sita Lahan Terkait Kasus Nurhadi

MI/ADAM DWI
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi (rompi tahanan)

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset yang diduga terkait dengan perkara dugaan korupsi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Aset itu berupa perkebunan sawit di desa Padang Bulu Lama, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara.

"Penyitaan aset berupa lahan kebun sawit seluas 33 ribu meter persegi dan dokumen pendukungnya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (3/9).

Penyitaan tersebut dilakukan usai penyidik KPK memeriksa saksi-saksi pada Rabu (2/9). KPK juga melakukan penyitaan uang tunai dari salah satu saksi senilai Rp100 juta yang diduga dari hasil pengelolaan kebun sawit tersebut.

Baca juga: ICW Sesalkan KPK yang Ogah-ogahan Ambil Alih Pinangki

Ali mengatakan penyitaan tersebut hasil koordinasi KPK dengan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Kristanti Yuni Purnawanti dalam melakukan penyidikan.

KPK terus mempertajam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi perkara di MA pada 2012-2016 yang menjerat Nurhadi.

KPK juga telah melakukan penyitaan lahan kebun sawit di lokasi yang sama dengan luas sekitar 530,8 hektar. Hingga kini KPK terus mengejar aset yang dimiliki Nurhadi dari hasil kejahatan rasuah.

"KPK akan terus berupaya maksimal dalam penyidikan ini dengan terus mengejar aset-aset yang diduga hasil kejahatan dalam perkara dimaksud," tegas Ali. (OL-1)

Baca Juga

DOK. POLRI

Polri: Belum Ada Pelaporan UI Soal Dugaan Fitnah Politikus PKS

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 23 September 2020, 13:02 WIB
Almuzzammil sendiri dilaporkan karena dianggap telah melakukan fitnah, pembunuhan karakter, dan kebohongan publik terkait pendidikan seks...
Dok Setwapres RI

Wapres: Pemahaman Kebangsaan di Tubuh NU Relatif Matang

👤 Indriyani Astuti 🕔Rabu 23 September 2020, 12:43 WIB
Wapres memaparkan tantangan-tantangan yang kemungkinan akan dihadapi NU mulai dari penguasaan teknologi, ekonomi, hingga...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Jaksa Pinangki Didakwa Terima Suap US$500 Ribu dan Pencucian Uang

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 23 September 2020, 12:33 WIB
Uang suap yang diterima Pinangki, imbuh jaksa, ditujukan untuk mengurus fatwa MA agar pidana Joko Tjandra terkait perkara pengalihan hak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya