Kamis 03 September 2020, 04:25 WIB

Bakar Lahan Sendiri juga Kriminal

DW/PT/AD/AS/JS/FB/LD/BB/MG/N-2 | Nusantara
Bakar Lahan Sendiri juga Kriminal

MI/Dwi Apriani
Sebanyak 22 petani yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu ditangkap di 20 lokasi pada Juli-Agustus, di Sumatra Selatan.

 

SULIT membuat petani tidak membakar lahan untuk menyiapkan penanaman. Terbukti, 22 petani di Sumatra Selatan harus berurusan dengan polisi karena membakar lahan.

"Total lahan yang mereka bakar sudah mencapai 25 hektare. Mereka para petani di enam kabupaten, di antaranya Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Panukal Abab Lematang Ilir, dan Musi Banyuasin," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatra Selatan, Komisaris Besar Anton Setiawan.

Sebanyak 22 petani yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu ditangkap di 20 lokasi pada Juli-Agustus. "Kami sudah tegaskan bahwa membakar lahan untuk kepentingan apa pun tidak diperbolehkan. Sanksi hukum berlaku untuk mereka," tambah Anton.

Kabid Humas Kombes Supriadi menambahkan, 22 pelaku terdiri atas 18 laki-laki dan 4 perempuan. "Mereka membakar di lahan milik sendiri. Luas lahan mereka 1-2 hektare yang akan dijadikan lahan perkebunan."

Kebakaran lahan dan hutan juga berkobar di Lembata, Nusa Tenggara Timur. Api mulai menjalar Minggu (30/8) dan terus meluas, kemarin.

"Kami masih mengumpulkan bukti dan memburu pelaku pembakaran," kata Kapolres Ajun Komisaris Besar Yoce Marten.

Kepala Pelaksana BPBD Lembata Kanisius Making mengatakan, kebakaran melanda lahan dan hutan di Gunung Ile Lewotok, Kecamatan Ile Ape. "Kobaran api mulai mendekati permukiman warga."

Di Garut, Jawa Barat, BPBD mewaspadai lahan dan hutan seluas 1.100 hektare yang rawan terbakar di kawasan Gunung Guntur, Cikuray, Sadakeling, dan hutan Sancang.

"Lokasi itu tersebar di utara, selatan, timur, dan barat. Berkaca pada kebakaran tahun-tahun sebelumnya, kawasan paling rawan ialah di Gunung Guntur," kata Kabid Pencegahan BPBD Tb Agus Sofyan.

Kemarin, dari sejumlah daerah juga dilaporkan kondisi kekeringan yang semakin parah, terutama di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. (DW/PT/AD/AS/JS/FB/LD/BB/MG/N-2)

Baca Juga

MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Belajar Ketahanan Pangan Dari Po Teumerehom Teungku Di Kandang

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Selasa 29 September 2020, 07:24 WIB
Memasuki musim tanam, masyarakat di Kampung Kandang, Aceh menggelar kenduri blang agar saat turun ke sawah menanam padi bisa berjalan...
MI/Marcelinus Kelen

Situasi Keamanan di Intan Jaya Berangsur Normal

👤Marcelinus Kelen 🕔Selasa 29 September 2020, 07:12 WIB
Setelah beberapa kali terjadi gangguan keamanan dan mengakibatkan korban jiwa, kondisi di Kabupaten Intan Jaya kembali kondusif. Bupati...
MI/Hijrah Ibrahim

Kasus Ijazah Palsu Cabup Halsel akan Diperiksa Selepas Pilkada

👤Hijrah Ibrahim 🕔Selasa 29 September 2020, 06:37 WIB
Meski begitu, polisi akan menggelar penyelidikan dengan mengumpulkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya