Rabu 02 September 2020, 19:14 WIB

Adian Napitupulu: Jangan Jadi Bangsa yang Gagap Saat Krisis

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Adian Napitupulu: Jangan Jadi Bangsa yang Gagap Saat Krisis

MI/Susanto
Anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu .

 

ANGGOTA DPR RI dari PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, meminta pemerintah jangan gagap dalam menghadapi krisis yang ada. Ia mengatakan kalkulasi pemerintah kerap melesat dari kenyataannya.

"Kemarin pemerintah prediksi kontraksi ekonomi antara (minus) 1,5 sampai 4% tapi faktualnya (minus) 5,3%. Kalkulasi pemerintah cenderung salah. Kenapa kita mejadi bangsa yang gagap dengan situasi ini," kata Adian dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI, Jakarta, Rabu (2/9).

Baca juga: Penyaluran Subsidi Gaji Baru Capai Rp3 Triliun

Adian juga mengatakan, pemerintah menyebut angka kemiskinan meningkat 9,8%. Menurutnya, prediksi tersebut bakal berbeda sekitar 1,5% sampai 2,5%.

"Jika prediksi pemerintah di 2021 kemiskinan meningkat 9,8%. Kemungkinan faktualnya 10-11%. Lalu solusinya juga tidak memperhitungkan prediksi, jadi membingungkan," tukas Adian.

Adian juga menyoroti nota keuangan RAPBN tahun anggaran 2021 Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengajukan volume LPG tabung subsidi 3 kilogram sebesar 7 juta metrik ton (MT)

Padahal, dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan ESDM lada 29 Juni lalu di disepakati bahwa volume LPG 3 kg untuk RAPBN 2021 sekitar 7,5-7,8 juta Metrik Ton (MT).

"Saya tidak mengerti gimana kita melewati situasi covid-19, terlebih ada potensi resesi kalau tidak konsisten antara kalkulasi dan solusinya," pungkas Adian. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara/Puspa Perwitasari

ShopeePay Hadirkan Fitur Rekognisi Wajah

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 01:16 WIB
Langkah ini sebagai respons terhadap tingginya transaksi digital melalui ShopeePay di masa pandemi covid-19. Dengan fitur rekognisi,...
Antara/Puspa Perwitasari

Pengembangan Ekonomi Syariah Butuh Komitmen

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 26 Oktober 2020, 00:48 WIB
Sebab, realisasi ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air masih jauh dari potensi yang dimiliki. Dengan pasar yang besar, Indonesia belum...
Antara/HO-Pertamina.

BBM RON Rendah Sebabkan Beban Kesehatan dan Lingkungan

👤Antara 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:17 WIB
Menurut dia, jalan terbaik dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, untuk beralih kepada BBM RON tinggi yang lebih ramah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya