Rabu 02 September 2020, 08:44 WIB

Trump Kembali Tuntut AS Dapat Bagian dari Penjualan Tiktok

Basuki Eka Purnama | Internasional
Trump Kembali Tuntut AS Dapat Bagian dari Penjualan Tiktok

AFP/Mario Tama/Getty Images
Logo Tiktok terlihat di kantor pusat Tiktok di Culver City, California, Amerika Serikat.

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi tuntutannya agar pemerintah AS mendapatkan bagian dari penjualan operasi Tiktok di 'Negeri Paman Sam' itu. Trump beralasan pemerintah merupakan pihak yang mendesak penjualan aplikasi milik perusahaan Tiongkok itu.

Tiktok telah menjadi pusat perang diplomatik antara Washington dan Beijing. Trump memberikan tenggat agar warga AS tidak melakukan kerja sama dengan perusahaan induk Tiktok asal Tiongkok, ByteDance.

"Saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka memiliki waktu hingga 15 September untuk mencapai kata sepakat. Setelah itu, kami akan menutup operasi Tiktok di AS," ungkap Trump.

Baca juga: Trump Kehilangan Dukungan dari Kalangan Militer

"Saya juga mengatakan bahwa pemerintah AS harus mendapatkan kompensasi karena kami adalah pihak yang membuat hal itu terjadi," imbuhnya.

Banyak pihak mengecam Trump yang meminta pemerintah AS mendapatkan kompensasi dari penjualan Tiktok. Mereka menyebut tuntutan itu tidak mendasar dan mirip dengan pemerasan.

Sementara itu, Tiongkok telah merevisi aturan ekspor mereka. Produk teknologi yang digunakan warga sipil dilarang dijual kepada perusahaan asing.

Hal itu disebut akan memperumit penjualan Tiktok kepada perusahaan AS. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Biden Ungguli Trump dalam Isu Ekonomi

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:45 WIB
JOE Biden dari Partai Demokrat secara konsisten menang dalam jajak pendapat melawan Presiden AS Donald...
AFP

India Buka kembali Sekolah dan Bioskop

👤MI 🕔Jumat 02 Oktober 2020, 01:15 WIB
KEMENTERIAN Dalam Negeri India menyatakan sekolah, bioskop, dan kolam renang akan diizinkan untuk dibuka...
AFP/Bayk Baghdasaryan

Pertempuran Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh Terus Memanas

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:58 WIB
Dia mengungkapkan, pasukan Armenia menewaskan 350-360 tentara Azerbaijan, menjatuhkan tiga helikopter dan menghancurkan 15 kendaraan lapis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya