Rabu 02 September 2020, 00:02 WIB

Paus Fransiskus Desak Perangi Pemanasan Global

Antara | Internasional
Paus Fransiskus Desak Perangi Pemanasan Global

AFP
Paus Fransiskus

 

Paus Fransiskus mendesak negara-negara untuk memerangi pemanasan global sesuai dengan kesepakatan iklim Paris 2015.

Ia menggunakan pengaruhnya untuk menekankan masalah tersebut, yang termasuk menjadi isu dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

Masyarakat modern telah mendorong planet ini melampaui batasnya dan waktu untuk memperbaiki keadaan darurat iklim sudah hampir habis, kata Paus Fransiskus, Selasa.

"Permintaan kita yang terus-menerus untuk pertumbuhan dan siklus produksi dan konsumsi yang tiada henti melelahkan alam. Hutan hilang, tanah lapisan atas terkikis, ladang gagal, gurun bertambah banyak, laut menjadi asam, dan badai meningkat," kata Fransiskus.

Dia menyerukan imbauannya dalam sebuah pesan pada hari Gereja Kristen menandai Hari Doa Sedunia untuk Pemeliharaan Ciptaan.

"Kita perlu melakukan segalanya dalam kapasitas kita untuk membatasi kenaikan suhu rata-rata global di bawah ambang 1,5 derajat Celcius yang diabadikan dalam Perjanjian Iklim Paris, karena melampaui batas itu akan menjadi bencana, terutama bagi komunitas miskin di seluruh dunia," kata Paus.

Presiden AS Donald Trump telah menjalankan proses untuk menarik AS -penghasil emisi gas rumah kaca nomor 2 dunia setelah China--- keluar dari perjanjian yang menyatukan negara-negara untuk mengurangi pemanasan global, dengan mengatakan upaya itu terlalu mahal.

Penantangnya untuk kursi kepresidenan, kandidat Partai Demokrat Joe Biden, mengatakan dia akan mengembalikan AS ke peran kepemimpinan dalam perubahan iklim. Ia secara tegas mengisyaratkan akan memasukkan kembali negara itu dalam negosiasi iklim pada masa depan untuk memajukan tujuan Perjanjian Iklim Paris.

Paus Fransiskus mengatakan hilangnya keanekaragaman hayati, bencana iklim, dan dampak yang tidak proporsional akibat pandemi virus corona pada orang miskin dan kalangan rentan adalah "seruan untuk bangun dalam menghadapi keserakahan dan konsumsi kita yang merajalela". (OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Bayk Baghdasaryan

Pertempuran Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh Terus Memanas

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:58 WIB
Dia mengungkapkan, pasukan Armenia menewaskan 350-360 tentara Azerbaijan, menjatuhkan tiga helikopter dan menghancurkan 15 kendaraan lapis...
AFP

Joe Biden Lontarkan Insyaallah saat Tanggapi Debat Trump

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 23:04 WIB
Pada saat debat Presiden Amerika Serikat (AS) berlangsung Selasa (29/9) malam, kandidat dari Partai Demokrat Joe Biden terdengar...
James Gilbert / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP

Susi Pudjiastuti akan Berbagi Cerita dengan Mike Tyson

👤Media Indonesia 🕔Kamis 01 Oktober 2020, 21:10 WIB
"Untuk saya pribadi ini suatu kebanggaan dan surprise luar biasa diberi kesempatan mewawancarai Mike Tyson," kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya